Kabanjahe Gempar, Perampok Beraksi dengan Hipnotis Gasak Uang dan Perhiasan Rp500 Juta
Sabtu, 10 April 2021 - 01:47 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya, mereka meminta korban untuk mengeluarkan ATM nya untuk diambil uangnya. Namun, karena korban tidak memegang ATM dan buku tabungan. "Karena terus dirayu, ibu saya kemudian mengaku memiliki sejumlah perhiasan emas yang di simpan di rumah," katanya.
Selanjutnya, korban membawa mereka ke rumah. Selanjutnya, korban menyerahkan uang tunai dan perhiasan emas yang diperkirakan nilainya mencapai Rp500 juta. "Cincin yang dipakai juga dilepas secara paksa oleh pelaku dengan menggunakan sabun," ucapnya.
Baca juga: Tabanan Gempar, 2 Orang Terima Raskin Pulangnya Naik Mobil Toyota Terios
Setelah menguras harta korban , pelaku kemudian kembali membawa pelaku ke Pusat Pasar Kabanjahe. Selanjutnya, pelaku menurunkan korban di kawasan Pusat Pasar Kabanjahe dan kemudian kabur melarikan diri. "Ibu saya sadar setelah kejadian berlangsung selama satu jam," ucapnya.
Yosephine mengaku kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polres Tanah Karo. Dia berharap, petugas bisa mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelakunya. "Kami berharap pelaku bisa ditangkap . Karena aksi kejahatan dengan modus seperti ini sudah berulang kali terjadi di Tanah Karo," ucapnya
Selanjutnya, korban membawa mereka ke rumah. Selanjutnya, korban menyerahkan uang tunai dan perhiasan emas yang diperkirakan nilainya mencapai Rp500 juta. "Cincin yang dipakai juga dilepas secara paksa oleh pelaku dengan menggunakan sabun," ucapnya.
Baca juga: Tabanan Gempar, 2 Orang Terima Raskin Pulangnya Naik Mobil Toyota Terios
Setelah menguras harta korban , pelaku kemudian kembali membawa pelaku ke Pusat Pasar Kabanjahe. Selanjutnya, pelaku menurunkan korban di kawasan Pusat Pasar Kabanjahe dan kemudian kabur melarikan diri. "Ibu saya sadar setelah kejadian berlangsung selama satu jam," ucapnya.
Yosephine mengaku kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polres Tanah Karo. Dia berharap, petugas bisa mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelakunya. "Kami berharap pelaku bisa ditangkap . Karena aksi kejahatan dengan modus seperti ini sudah berulang kali terjadi di Tanah Karo," ucapnya
(eyt)
Lihat Juga :