Vaksinasi Terus Berlanjut, 23 Juta Dosis Vaksin Masih Tersedia

Jum'at, 09 April 2021 - 08:40 WIB
loading...
Vaksinasi Terus Berlanjut,...
Proses vaksinasi di saah satu daerah beberapa waktu lalu. Pemerintah masih memiliki sekitar 23 juta dosis vaksin dalam periode April dan Mei. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tertundanya pengiriman vaksin AstraZeneca disebut menyebabkan stok vaksin terbatas. Hal tersebut dibenarkan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi.

"Vaksin di bulan April itu jumlahnya akan terbatas dikarenakan adanya pengiriman yang tertunda untuk Vaksin AstraZeneca ," kata Nadia dalam diskusi daring, Kamis (8/4/2021).

Akan tetapi, dia menegaskan proses vaksinasi masih tetap bisa berjalan dengan lancar. Menurutnya, pemerintah masih memiliki sekitar 23 juta dosis vaksin dalam periode satu bulan (April-Mei).

"Kita melihat stok vaksinasi kita memiliki kurang lebih 23 juta dosis vaksin yang akan kita gunakan pada periode April sampai Mei 2021. Sambil kita menunggu lagi ya kedatangan daripada Vaksin Sinovac ," tuturnya.

Baca Juga: Kemenkes Laporkan 9.309.809 Dosis 1 dan 4.665.191 Dosis 2 Vaksinasi COVID-19

Dia menjelaskan, vaksin amat penting untuk membantu percepatan penanganan Covid-19 di Indonesia. Hal itu dikarenakan vaksin dapat menurunkan risiko penularan sampai 65 persen. "Artinya, orang yang tidak divaksin 3x lipat lebih berisiko untuk menjadi sakit Covid-19 dibandingkan orang yang divaksin," ucapnya.

Pada Mei hingga Juni, pihaknya memprioritaskan tenaga pendidikan dan lansia untuk mendapatkan vaksin. "Baru kemudian kita bisa akan memulai vaksinasi periode berikutnya kepada masyarakat umum lainnya, terutama masyarakat yang tinggal di daerah risiko penularan tinggi," ujarnya.

Baca Juga: Grab Gandeng Dinkes Sulsel Lakukan Vaksinasi Pekerja Publik di Makassar
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masa Berlaku Rendah,...
Masa Berlaku Rendah, 25 Ribu Vaksin COVID-19 di Bali Kadaluwarsa
Gandeng MNC Media Gelar...
Gandeng MNC Media Gelar Vaksinasi, Kodam V Brawijaya Siapkan 350 Dosis AstraZeneca
HIPMI Jawa Timur Gelar...
HIPMI Jawa Timur Gelar Vaksinasi Dosis 2 di Gresik, Sasar 10.000 Warga
Komda KIPI Investigasi...
Komda KIPI Investigasi Kasus Kematian Diduga Karena Vaksin di Manado
Pria di Bali Meninggal...
Pria di Bali Meninggal Dunia Akibat Vaksin AstraZeneca, Selengkapnya di iNews Room Selasa Pukul 18.00 WIB
3,8 Juta Vaksin AstraZeneca...
3,8 Juta Vaksin AstraZeneca Tiba, Bio Farma Tunggu Arahan Menkes
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Khawatir Pernah Divaksin AstraZeneca, Begini Penjelasan Kemenkes
Waspada Gejala Ini usai...
Waspada Gejala Ini usai Divaksin AstraZeneca, Ahli Sarankan Segera ke Dokter
AstraZeneca Timbulkan...
AstraZeneca Timbulkan Pembekuan Darah, Bagaimana yang Sudah Telanjur Divaksin?
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Tekuk Irak 4-1, Erling Haaland Cetak Brace
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Memuat Kalimat Syahadat,...
Memuat Kalimat Syahadat, Bendera Arab Saudi Tak Menyentuh Tanah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
5 Titik Demo di Jakarta...
5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini, Bundaran HI hingga Gedung DPR
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Infografis
Gaji Guru Honorer Masih...
Gaji Guru Honorer Masih Rendah, 74% Dibayar di Bawah Rp2 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved