Tak Wajibkan Rapid Test, Ini Syarat Utama untuk UTBK
Kamis, 08 April 2021 - 16:06 WIB
loading...
Kepala Subdirektorat Admisi Direktorat Pendidikan ITS Dr Eng Unggul Wasiwitono. SINDOnews/dok
A
A
A
SURABAYA - Pelaksanaan ujian tulis berbasis komputer (UTBK) pada 12 April mendatang sudah mulai dipersiapkan. Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) sebagai salah satu pusat UTBK siap melayani kurang lebih 9.230 peserta ujian dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ditetapkan.
Kepala Subdirektorat Admisi Direktorat Pendidikan ITS Dr Eng Unggul Wasiwitono menuturkan, ITS telah melakukan serangkaian persiapan menjelang UTBK. Antara lain berupa melengkapi sarana dan prasarana terkait teknis pelaksanaan UTBK, pembekalan penanggung jawab lokasi (PJL), pengawas, penanggung jawab IT, serta protokol kesehatan. Baca juga: ASUS Tawarkan Motherboard ProArt B550-Creator untuk Kalangan Kreatif Profesional
Terkait situasi pandemi COVID-19 yang belum usai, dalam persiapannya ITS telah berkoordinasi dengan Satuan Tugas (satgas) COVID-19 Kota Surabaya dan telah dilakukan asesmen terkait kesiapan prokes oleh satgas COVID-19 Kota Surabaya. ITS juga sudah berkoordinasi dengan PLN dan Polsek setempat untuk mendukung pelaksanaan UTBK.
"Peserta harus mengikuti prokes sesuai SOP protokol COVID-19 untuk pelaksanaan UTBK ITS. Mulai dari SOP pengantaran dan pemeriksaan, SOP di ruang tunggu, SOP pengantaran ke ruangan, SOP memasuki ruangan, SOP ujian, SOP keluar ruangan dan penjemputan hingga SOP sterilisasi," kata Unggul, Kamis (8/4/2021).
Ia melanjutkan, peserta yang diperkenankan mengikuti ujian diharapkan pada kondisi yang sehat. Namun untuk ketentuan persyaratan rapid test, ITS akan mengacu pada kebijakan satgas COVID-19 Kota Surabaya yang sementara ini menyatakan tidak mengharuskan peserta membawa hasil rapid test. “Meskipun informasi sementara peserta tidak diharuskan rapid test, ITS tetap akan menerapkan protokol kesehatan ketat sesuai SOP,” tegasnya.
Kepala Subdirektorat Admisi Direktorat Pendidikan ITS Dr Eng Unggul Wasiwitono menuturkan, ITS telah melakukan serangkaian persiapan menjelang UTBK. Antara lain berupa melengkapi sarana dan prasarana terkait teknis pelaksanaan UTBK, pembekalan penanggung jawab lokasi (PJL), pengawas, penanggung jawab IT, serta protokol kesehatan. Baca juga: ASUS Tawarkan Motherboard ProArt B550-Creator untuk Kalangan Kreatif Profesional
Terkait situasi pandemi COVID-19 yang belum usai, dalam persiapannya ITS telah berkoordinasi dengan Satuan Tugas (satgas) COVID-19 Kota Surabaya dan telah dilakukan asesmen terkait kesiapan prokes oleh satgas COVID-19 Kota Surabaya. ITS juga sudah berkoordinasi dengan PLN dan Polsek setempat untuk mendukung pelaksanaan UTBK.
"Peserta harus mengikuti prokes sesuai SOP protokol COVID-19 untuk pelaksanaan UTBK ITS. Mulai dari SOP pengantaran dan pemeriksaan, SOP di ruang tunggu, SOP pengantaran ke ruangan, SOP memasuki ruangan, SOP ujian, SOP keluar ruangan dan penjemputan hingga SOP sterilisasi," kata Unggul, Kamis (8/4/2021).
Ia melanjutkan, peserta yang diperkenankan mengikuti ujian diharapkan pada kondisi yang sehat. Namun untuk ketentuan persyaratan rapid test, ITS akan mengacu pada kebijakan satgas COVID-19 Kota Surabaya yang sementara ini menyatakan tidak mengharuskan peserta membawa hasil rapid test. “Meskipun informasi sementara peserta tidak diharuskan rapid test, ITS tetap akan menerapkan protokol kesehatan ketat sesuai SOP,” tegasnya.
Lihat Juga :