Tingkatkan PAD, Anggota DPRD Kobar Belajar ke Seruyan

loading...
Tingkatkan PAD, Anggota DPRD Kobar Belajar ke Seruyan
Suasana saat kunker DPRD Kobar yang disambut langsung oleh Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo di ruang rapat Serbaguna DPRD setempat, Kamis (8/4). Foto SINDOnews
SERUYAN - Jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Barat (Kobar) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke DPRD Seruyan, Kalteng. Rombongan DPRD Kobar dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kobar Muhammad Rusdi Gozali dan kunker tersebut diterima langsung oleh Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo beserta para tenaga pakar serta Kepala Badan Pengelola Perpajakan dan Retribusi Daerah (BPPRD) Seruyan Sukardi.

Ia menjelaskan, kunker yang dilakukan oleh DPRD Kobar itu sendiri dalam rangka berbagi ilmu serta wawasan tentang penggalian Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya disektor perpajakan atau Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Baca juga: Kunker ke China, Mendag Lutfi: RI Capai Kesepakatan Dagang Rp20 Triliun

"Kita saling berbagi ilmu, kawan-kawan dari DPRD Kobar ingin tahu bagaimana mekanisme serta peningkatan PAD di wilayah kita khususnya diperpajakan maupun yang lainnya. Ini sangat baik, karena kita juga bisa belajar dari mereka," katanya di Kuala Pembuang, Kamis (8/4/2021).

Secara kelembagaan, pihaknya sangat menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan tersebut dalam rangka mempererat tali silaturahmi antara satu dengan yang lain. "Semoga ini bisa menjadi awalan yang baik bagi kita. Disamping untuk berbagi inovasi dalam rangka peningkatan PAD, kita bisa saling silaturahmi. Mudah-mudahan apa yang kita diskusikan hari ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat masing-masing daerah, baik itu Seruyan maupun Kobar," harapnya.

Menurutnya, peningkatan PAD memang menjadi atensi semua daerah termasuk Kabupaten Seruyan sendiri. Hal ini mengingat PAD Seruyan sendiri akibat dampak pandemi COVID-19 yang terjadi masih jauh dari apa yang diharapkan. Baca juga: Pemprov Sumut Minta Pertamina Batalkan Kenaikan Harga BBM, tapi Laksanakan Pergub



"Sehingga kawan-kawan dari Kobar ingin sharing dengan kita tentang mekanisme-mekanismenya, kita berdiskusi masalah tersebut. Karena memang PAD jadi atensi semua daerah di Kalimantan Tengah (Kalteng) setelah rakor di Palangka Raya beberapa waktu lalu dan kita memang harus kreatif menggali PAD," jelasnya.

(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top