Olah TKP Kebakaran Kilang Minyak Balongan Diprediksi Makan Waktu Panjang

loading...
Olah TKP Kebakaran Kilang Minyak Balongan Diprediksi Makan Waktu Panjang
Polda Jabar memprediksi, olah TKP kebakaran Kilang Minyak RU VI Balongan memakan waktu panjang. Foto/Istimewa
INDRAMAYU - Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran Kilang Minyak Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu diprediksi memakan waktu yang cukup panjang.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kontes Pol Erdi Ardimulan Chaniago menyatakan, proses olah TKP kebakaran yang menghanguskan empat tanki penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) itu sepenuhnya ditangani oleh Polda Jabar.

"Untuk kejadian terbakarnya kilang minyak, itu ditangani oleh Polda," kata Erdi saat dikonfirmasi melalui telepon selularnya, Kamis (8/4/2021).

Baca juga: Kabareskrim Pimpin Investigasi Kebakaran Kilang Minyak Balongan



Menurut Erdi, pihaknya membutuhkan waktu cukup panjang untuk menyelesaikan proses olah TKP. Pasalnya, kata Erdi, penyidik ingin mengungkap penyebab pasti kebakaran yang telah menimbulkan dampak terhadap ribuan warga sekitar kilang itu. "Itu prosesnya bisa satu Minggu, bahkan lebih," sebutnya.

Selain melakukan olah TKP, tambah Endi, pihaknya kaya telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Bahkan, berdasarkan informasi terakhir, sebanyak 52 saksi telah dimintai keterangan terkait peristiwa kebakaran tersebut. "Sambil olah TKP, kita berjalan juga pemeriksaan saksi-saksi," katanya.

Baca juga: Lagi Asyik Berhubungan Seks, Puluhan Pasangan di Tasikmlaya Ini Kaget Digerebek Petugas



Diketahui, olah TKP mulai digelar Rabu (7/4/2021) kemarin dan dihadiri langsung Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto. Jendral bintang tiga itu menyebut, olah TKP bertujuan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran yang diawali ledakan itu.

"Kita melaksanakan kegiatan olah TKP laboratorium forensik untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran. Intinya, kita akan melakukan penanganan, apakah ada kesengajaan atau ada kelalaian yang menjadi penyebab kebakaran," kata Agus.

Menurut Agus, pihaknya tidak hanya menyelidiki peristiwa kebakaran saja, namun juga akan mempelajari pembangunan kilang minyak tersebut.

"Karena RU VI Balongan ini merupakan objek vital strategis nasional yang tentunya kejadian kebakaran kemarin menjadi perhatian pemerintah dan dunia, tentunya ini harus mendapatkan, penangangan yang serius," kata dia.
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top