Bank Jatim Permudah Layanan Transaksi OPOP Jawa Timur

loading...
Bank Jatim Permudah Layanan Transaksi OPOP Jawa Timur
ilustrasi
SURABAYA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim berupaya mempermudah layanan transaksi keuangan, khususnya bagi masyarakat lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes).

Hal tersebut dituangkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan PT Teknologi Kartu Indonesia dan PT Sidogiri Pandu Utama dalam hal Aplikasi Digital Bisnis dan Layanan Virtual Account Bank Jatim pada aplikasi E-Maal.

Baca juga: Diskominfo Jatim Unggah Video Bolehkan ASN Mudik Lebaran, Lho Kok Bisa?

Penandatanganan secara langsung dilakukan oleh Direktur Konsumer Ritel dan Usaha Syariah Bank Jatim, Ferdian Timur Satyagraha bersama dengan Direktur PT Teknologi Kartu Indonesia Arif Arinto dan Direktur PT Sidogiri Pandu Utama M. Lutfillah Habibi bertempat di Auditorium Lantai 9 Gedung Universitas Nahdlatul Ulama (UNUSA) Surabaya.

Direktur Konsumer Ritel dan Usaha Syariah Bank Jatim, Ferdian Timur Satyagraha menjelaskan, sinergi tersebut merupakan komitmen Bank Jatim sebagai mitra perbankan utama untuk mendukung program Gubernur Jawa Timur dalam program One Pesantren One Product (OPOP).



Baca juga: Ulat Phyton 3,5 Meter Gemparkan Warga Perumahan di Surabaya

OPOP merupakan suatu program peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis Ponpes melalui pemberdayaan Santri, Pesantren dan Masyarakat sekitar Pesantren.

"Melalui Unit Usaha Syariah (UUS), kami berkomitmen hadir dan bersinergi untuk membantu Kopontren (Koperasi Pondok Pesantren) dalam penguatan permodalan melalui skema Pembiayaan kepada Koperasi (PKOP) maupun Pembiayaan Koperasi Kepada Anggota (PKPA)," terang Ferdian, Senin (5/4/2021)

Ferdian menambahkan, Tim OPOP Pemprov Jatim juga telah memberikan kepercayaan kepada Bank Jatim dalam pembuatan Kartu ATM Co-Branding OPOP Jatim Berdaya. Kartu OPOP Jatim Berdaya merupakan identitas dan akses bagi pelaku wirausaha berbasis pesantren dalam upaya peningkatan nilai ekonomi dan pemberdayaan produk-produk pesantren. Kartu ini juga bisa digunakan sebagai kartu ATM/ debit sehingga mempermudah proses transaksi.

"Saya sampaikan juga, saat ini telah terdapat 88 pesantren yang telah memiliki kartu OPOP Jatim Berdaya. Kami terus mendorong dan memberikan literasi kepada Ponpes agar Ponpes semakin bankable," ujar Ferdian.



Selain itu, kata dia, Bank Jatim juga berkolaborasi bersama OPOP Training Center Jatim untuk memberikan sosialisasi kepada 200 Kopontren anggota OPOP Tahun 2021. Dalam sosialisasi tersebut, Bank Jatim mendorong seluruh kopontren untuk menggunakan metode pembayaran cashless dengan jatimcode QRIS Bank Jatim. "Sehingga lebih mudah dalam mengelola transaksi keuangan harian," pungkas Ferdian
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top