Kebun Si Pintar Pemkab Lutra, Bangun Kepedulian Siswa Terhadap Lingkungan
Senin, 05 April 2021 - 23:02 WIB
loading...
A
A
A
“Nah, kenapa ini harus dipraktekkan secara langsung, karena kita ingin membekali anak-anak kepedulian nyata di lapangan. Anak-anak tidak boleh diajar menghayal, tapi harus diajar secara nyata, bentuk peduli itu seperti apa,” imbuhnya.
Sementara itu, tim verifikasi KIPP Sulsel, Dermayana Arsal menyebut, inovasi ini seperti memindahkan praktek kuliah kerja nyata (KKN) dari perguruan tinggi ke sekolah dasar. Ada transfer ilmu di dalamnya. Anak SD bercocok tanam, hasilnya bukan lagi untuk guru, tetapi untuk warga kurang mampu . Tentu pelaku KKN bukan mahasiswa, melainkan anak-anak SD.
Baca juga: Dua Inovasi Luwu Utara Dinilai Jadi Pembentukan Karakter Sejak Dini
Ia pun menyarankan agar inovasi ini melibatkan stakeholder terkait lainnya, seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian, biar tujuan dan sasarannya dapat terwujud dengan baik.
“Saya optimistis, inovasi ini bisa masuk top 30, asal dipertajam saja bahwa inovasi ini untuk pendidikan karakter anak dan bagian dari muatan lokal kurikulum kita. Penerima manfaatnya kan jelas, anak sekolah. Kalau warga kurang mampu yang nikmati hasilnya, itu dampak dari inovasi ini,” jelas dia.
Sementara itu, tim verifikasi KIPP Sulsel, Dermayana Arsal menyebut, inovasi ini seperti memindahkan praktek kuliah kerja nyata (KKN) dari perguruan tinggi ke sekolah dasar. Ada transfer ilmu di dalamnya. Anak SD bercocok tanam, hasilnya bukan lagi untuk guru, tetapi untuk warga kurang mampu . Tentu pelaku KKN bukan mahasiswa, melainkan anak-anak SD.
Baca juga: Dua Inovasi Luwu Utara Dinilai Jadi Pembentukan Karakter Sejak Dini
Ia pun menyarankan agar inovasi ini melibatkan stakeholder terkait lainnya, seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian, biar tujuan dan sasarannya dapat terwujud dengan baik.
“Saya optimistis, inovasi ini bisa masuk top 30, asal dipertajam saja bahwa inovasi ini untuk pendidikan karakter anak dan bagian dari muatan lokal kurikulum kita. Penerima manfaatnya kan jelas, anak sekolah. Kalau warga kurang mampu yang nikmati hasilnya, itu dampak dari inovasi ini,” jelas dia.
(luq)
Lihat Juga :