Melihat Surga Dibalik Goa di Taman Nasional Aketajawe Lolobata
Selasa, 06 April 2021 - 05:11 WIB
loading...
A
A
A
"Kegiatan survei dan inventarisasi goa di kawasan karst yang berada di resort Akejawi TNAL bertujuan untuk memetakan sebaran goa-goa yang terdapat di Resort Akejawi dan mengidentifikasi jenis-jenis gua yang yang berada dikawasan tersebut," kata Kepala Balai Taman Nasional Aketajawe Lolobata, Heri Wibowo, Senin (5/4/2021).
Heri juga menambahkan "Output dari kegiatan ini juga, bukan hanya sekadar memetakan dan mengetahui sebaran dan jenis-jenis gua, tetapi hasil dari kegiatan ini juga sebagai bahan dan data awal guna pertimbangan untuk menjadikan kawasan TNAL, sebagai bagian dari Geopark Nasional. Mengingat kawasan resort akejawi memiliki potensi sebaran karst terbesar serta memiliki sebaran gua terbanyak di Maluku Utara.
Selain melibatkan tim speleologi dari TNAL, kegiatan ini, kami juga melibatkan tim ahli dari Ikatan Ahli Geologi Indonesia Maluku Utara, yaitu Dedy Arief yang juga sebagai ketua IAGI Malut.
"Saya berharap kawasan ini kedepan akan dikembangkan menjadi destinasi wisata favorit khususnya wisata alam minat khusus yaitu susur gua (caving) di Provinsi Maluku Utara dan juga nantinya akan berdampak positif kepada masyarakat sekitar kawasan. Terdapat 51 gua yang telah ditemukan dikawasan resort Akejawi dan sebagian sudah teridentifikasi dan telah dipetakan," tambah Heri Wibowo.
Sementara itu, ketua ikatan ahli geologi Indonesia (IAGI) Maluku Utara, Dedy Arief menyampaikan bahwa, di kawasan Resort Akejawi TNAL banyak ditemukan organisme selama observasi. Baca: Sempat Dikira Karung, Ternyata Mayat Warga Blitar di Bawah Sengon.
Heri juga menambahkan "Output dari kegiatan ini juga, bukan hanya sekadar memetakan dan mengetahui sebaran dan jenis-jenis gua, tetapi hasil dari kegiatan ini juga sebagai bahan dan data awal guna pertimbangan untuk menjadikan kawasan TNAL, sebagai bagian dari Geopark Nasional. Mengingat kawasan resort akejawi memiliki potensi sebaran karst terbesar serta memiliki sebaran gua terbanyak di Maluku Utara.
Selain melibatkan tim speleologi dari TNAL, kegiatan ini, kami juga melibatkan tim ahli dari Ikatan Ahli Geologi Indonesia Maluku Utara, yaitu Dedy Arief yang juga sebagai ketua IAGI Malut.
"Saya berharap kawasan ini kedepan akan dikembangkan menjadi destinasi wisata favorit khususnya wisata alam minat khusus yaitu susur gua (caving) di Provinsi Maluku Utara dan juga nantinya akan berdampak positif kepada masyarakat sekitar kawasan. Terdapat 51 gua yang telah ditemukan dikawasan resort Akejawi dan sebagian sudah teridentifikasi dan telah dipetakan," tambah Heri Wibowo.
Sementara itu, ketua ikatan ahli geologi Indonesia (IAGI) Maluku Utara, Dedy Arief menyampaikan bahwa, di kawasan Resort Akejawi TNAL banyak ditemukan organisme selama observasi. Baca: Sempat Dikira Karung, Ternyata Mayat Warga Blitar di Bawah Sengon.
Lihat Juga :