Tangis Pecah di Dermaga TPI Eretan Wetan Saat 15 Korban Selamat dan 2 Jenazah Tiba
Minggu, 04 April 2021 - 19:53 WIB
loading...
Korban selamat dan meninggal dunia dari insiden kecelakaan Kapal Barokah Jaya dengan Kapal Habco Pioneer, dievakuasi ke Posko Pencarian di Desa Eretan Wetan, Kabupaten Indramayu. Foto/iNews/Fathnur Rohman
A
A
A
INDRAMAYU - Sebanyak 15 orang korban selamat insiden tabrakan Kapal Barokah Jaya , dengan Kapal Habco Pioneer, berhasil dievakuasi pada Minggu (4/4/2021) petang. Belasan korban ini kemudian dibawa menuju Rumah Sakit (RS) Bayangkara Indramayu, untuk mendapat perawatan.
Baca juga: Tangis Wasito Pecah, Putranya yang Masih SMP Selamat Dari Tabrakan Kapal di Laut Indramayu
Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah mengatakan, sekitar pukul 18.25 WIB tim SAR gabungan berhasil memindahkan belasan korban dan dua kantung jenazah korban meninggal dunia, dari kapal KN SAR 103 Wisnu ke kapal-kapal yang berukuran lebih kecil.
Secara bergantian, kapal-kapal berukuran kecil ini membawa belasan korban itu menuju Posko Pencarian di Desa Eretan Wetan, Indramayu, Jawa Barat. "Untuk hari ini semuanya kita bawa ke RS Bayangkara Indramayu, untuk proses lebih lanjut," kata Deden kepada wartawan, Minggu (4/4/2021).
Baca juga: Tabrak Truk dengan Kecepatan Tinggi, Anggota Polres Batubara Tewas
Deden melanjutkan, proses pencarian 15 orang korban lainnya yang belum ditemukan terus berlanjut. Kapal KN SAR 103 Wisnu akan melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
"Hari ini di luar masih ada KRI Cucut yang melaksanakan pencarian , kemudian ada KN SAR Wisnu, kemudian ada Direktorat Polair yang melaksanakn pencarian, dan kapal-kapal kecil lainnya," ujarnya.
Menurutnya, perluasan area pencarian korban bakal dilakukan. Sebab, tim dari Basarnas Special Group (BSG) sudah melakukan penyelaman di bawah kapal Barokah Jaya yang terbalik di permukaan air, tidak menemukan para korban.
Baca juga: Asyik Berhubungan Seks di Hotel, 5 Pasangan Bukan Suami Istri Diciduk Petugas Gabungan
Dia menegaskan, tim SAR gabungan akan terus melakukan pencarian terhadap korban lainnya, yang belum ditemukan hingga sekarang. "Setelah tiga kali survei, tidak ada lagi (korban) di dalam kapal," ucap dia.
Isak tangis dari keluarga korban selamat insiden tabrakan kapal di perairan Indramayu pecah, saat belasan korban tersebut tiba di Posko Pencarian, di Desa Eretan Wetan, Indramayu, Jawa Barat.
Baca juga: Rem Blong, 2 Gadis Cantik Asal Jombang Meregang Nyawa di Jalur Cangar
Keuarga korban selamat itu langsung menangis histeris ketika para korban menginjakan kaki di dermaga TPI Desa Eretan Wetan. Sejumlah aparat keamanan melakukan penjagaan di sekitar Posko Pencarian.
Belasan korban itu nampak lemas dan trauma setelah terjadinya tabrakan Kapal Barokah Jaya dengan Kapal Habco Pioneer. Selain korban selamat, tim SAR juga membawa dua kantung jenazah, dari korban yang ditemukan meninggal dunia.
Baca juga: Tangis Wasito Pecah, Putranya yang Masih SMP Selamat Dari Tabrakan Kapal di Laut Indramayu
Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah mengatakan, sekitar pukul 18.25 WIB tim SAR gabungan berhasil memindahkan belasan korban dan dua kantung jenazah korban meninggal dunia, dari kapal KN SAR 103 Wisnu ke kapal-kapal yang berukuran lebih kecil.
Secara bergantian, kapal-kapal berukuran kecil ini membawa belasan korban itu menuju Posko Pencarian di Desa Eretan Wetan, Indramayu, Jawa Barat. "Untuk hari ini semuanya kita bawa ke RS Bayangkara Indramayu, untuk proses lebih lanjut," kata Deden kepada wartawan, Minggu (4/4/2021).
Baca juga: Tabrak Truk dengan Kecepatan Tinggi, Anggota Polres Batubara Tewas
Deden melanjutkan, proses pencarian 15 orang korban lainnya yang belum ditemukan terus berlanjut. Kapal KN SAR 103 Wisnu akan melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
"Hari ini di luar masih ada KRI Cucut yang melaksanakan pencarian , kemudian ada KN SAR Wisnu, kemudian ada Direktorat Polair yang melaksanakn pencarian, dan kapal-kapal kecil lainnya," ujarnya.
Menurutnya, perluasan area pencarian korban bakal dilakukan. Sebab, tim dari Basarnas Special Group (BSG) sudah melakukan penyelaman di bawah kapal Barokah Jaya yang terbalik di permukaan air, tidak menemukan para korban.
Baca juga: Asyik Berhubungan Seks di Hotel, 5 Pasangan Bukan Suami Istri Diciduk Petugas Gabungan
Dia menegaskan, tim SAR gabungan akan terus melakukan pencarian terhadap korban lainnya, yang belum ditemukan hingga sekarang. "Setelah tiga kali survei, tidak ada lagi (korban) di dalam kapal," ucap dia.
Isak tangis dari keluarga korban selamat insiden tabrakan kapal di perairan Indramayu pecah, saat belasan korban tersebut tiba di Posko Pencarian, di Desa Eretan Wetan, Indramayu, Jawa Barat.
Baca juga: Rem Blong, 2 Gadis Cantik Asal Jombang Meregang Nyawa di Jalur Cangar
Keuarga korban selamat itu langsung menangis histeris ketika para korban menginjakan kaki di dermaga TPI Desa Eretan Wetan. Sejumlah aparat keamanan melakukan penjagaan di sekitar Posko Pencarian.
Belasan korban itu nampak lemas dan trauma setelah terjadinya tabrakan Kapal Barokah Jaya dengan Kapal Habco Pioneer. Selain korban selamat, tim SAR juga membawa dua kantung jenazah, dari korban yang ditemukan meninggal dunia.
(eyt)
Lihat Juga :