Pelaku UMKM di Kabupaten Luwu Dilatih Strategi Pemasaran
Jum'at, 02 April 2021 - 15:36 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Hadiri Pelantikan Pengurus IMM, Begini Pesan Wakil Wali Kota Palopo
"Kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu program kerja kami, di mana bertujuan untuk memaksimalkan berkembangnya wirausaha di Kabupaten Luwu. Setelah berkunjung di tempat ini, Plt Gubernur juga langsung memberikan instruksi kepada kami untuk memberikan perhatian untuk pengembangan Sentra IKM Barambing," ungkap Abd Malik Faisal.
Pelatihan ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan kemampuan kepada pelaku usaha dalam meningkatkan usahanya, baik pada produksi, pengolahan, pelayanan dan pemasaran
"Kami sengaja membawa pemateri yang memang ahli di bidangnya, ada pula konsultan pendamping dari PLUT KUMKM yang akan membahas bagaimana proses produksi dan pengolahan, strategi pemasaran, teknik desain dan teknologi pemasaran serta peningkatan kualitas sumber daya manusia," katanya.
Baca juga: Dinas Pertanian Kawal Program Agrowisata Luwu
Ke depannya, selain memfasilitasi pelaku UMKM dengan perbankan untuk mendapatkan bantuan modal usaha, pemerintah nantinya akan memilih beberapa pelaku UMKM di Kabupaten Luwu untuk menjadi pilot project penerapan teknologi transaksi nontunai," lanjutnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel juga menyampaikan, bantuan bagi pelaku usaha mikro BPUM tahun 2020 di Kabupaten Luwu di atas Rp20 miliar dengan jumlah penerima8.500 UMKM , dari 15.000 UMKM yang diusulkan.
"Kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu program kerja kami, di mana bertujuan untuk memaksimalkan berkembangnya wirausaha di Kabupaten Luwu. Setelah berkunjung di tempat ini, Plt Gubernur juga langsung memberikan instruksi kepada kami untuk memberikan perhatian untuk pengembangan Sentra IKM Barambing," ungkap Abd Malik Faisal.
Pelatihan ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan kemampuan kepada pelaku usaha dalam meningkatkan usahanya, baik pada produksi, pengolahan, pelayanan dan pemasaran
"Kami sengaja membawa pemateri yang memang ahli di bidangnya, ada pula konsultan pendamping dari PLUT KUMKM yang akan membahas bagaimana proses produksi dan pengolahan, strategi pemasaran, teknik desain dan teknologi pemasaran serta peningkatan kualitas sumber daya manusia," katanya.
Baca juga: Dinas Pertanian Kawal Program Agrowisata Luwu
Ke depannya, selain memfasilitasi pelaku UMKM dengan perbankan untuk mendapatkan bantuan modal usaha, pemerintah nantinya akan memilih beberapa pelaku UMKM di Kabupaten Luwu untuk menjadi pilot project penerapan teknologi transaksi nontunai," lanjutnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel juga menyampaikan, bantuan bagi pelaku usaha mikro BPUM tahun 2020 di Kabupaten Luwu di atas Rp20 miliar dengan jumlah penerima8.500 UMKM , dari 15.000 UMKM yang diusulkan.
Lihat Juga :