Gotong Royong, Kunci Jawa Timur Tangani Pandemi COVID-19
Selasa, 30 Maret 2021 - 11:10 WIB
loading...
A
A
A
“Hingga saat ini, sudah ada 164 rumah sakit rujukan COVID-19 di Jatim. Kami juga menyiapkan 26 rumah sakit darurat lapangan di kota Surabaya, Kota Malang, Kabupaten Gresik, Kabupaten Lamongan, Kota Kediri, dan Kabupaten Kediri," kata Khofifah, dikutip Selasa (30/3/2021).
Dia menambahkan, rumah sakit darurat COVID-19 sebagai upaya relaksasi overloaded kebutuhan tempat tidur di rumah sakit rujukan. "Kapasitas bed isolasi biasa telah dinaikkan sebesar 6 kali lipat dan ICU sebesar 16 kal lipat selama 1 tahun pandemi,” ujarnya.
Khofifah juga memaparkan perkembangan mesin PCR (polymerase chain reaction) dan Tes Cepat Molekuler (TCM) yang dibutuhkan di Jatim telah dibantu oleh institusi pemerintah dan sektor swasta. "Hingga Februari 2021, sudah ada 130 lab PCR. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan dan pelayanan lab PCR di Jatim sudah cukup baik," katanya.
Lebih lanjut, Khofifah menyampaikan strategi lainnya berupa Kampung Tangguh, yakni inovasi untuk menciptakan satuan terkecil berbasis partisipasi masyarakat yang mampu bergotong-royong dalam penanganan COVID-19.
Di kesempatan yang sama, Guru Besar Mikrobiologi dan Bioteknologi Farmasi Fakultas Farmasi UI, Prof Amarila Malik menyampaikan tentang Biodiscovery, Biotechnology, dan Bioproduction Farma Untuk Kedaulatan Obat Asli Indonesia.
Dia menambahkan, rumah sakit darurat COVID-19 sebagai upaya relaksasi overloaded kebutuhan tempat tidur di rumah sakit rujukan. "Kapasitas bed isolasi biasa telah dinaikkan sebesar 6 kali lipat dan ICU sebesar 16 kal lipat selama 1 tahun pandemi,” ujarnya.
Khofifah juga memaparkan perkembangan mesin PCR (polymerase chain reaction) dan Tes Cepat Molekuler (TCM) yang dibutuhkan di Jatim telah dibantu oleh institusi pemerintah dan sektor swasta. "Hingga Februari 2021, sudah ada 130 lab PCR. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan dan pelayanan lab PCR di Jatim sudah cukup baik," katanya.
Lebih lanjut, Khofifah menyampaikan strategi lainnya berupa Kampung Tangguh, yakni inovasi untuk menciptakan satuan terkecil berbasis partisipasi masyarakat yang mampu bergotong-royong dalam penanganan COVID-19.
Di kesempatan yang sama, Guru Besar Mikrobiologi dan Bioteknologi Farmasi Fakultas Farmasi UI, Prof Amarila Malik menyampaikan tentang Biodiscovery, Biotechnology, dan Bioproduction Farma Untuk Kedaulatan Obat Asli Indonesia.
Lihat Juga :