Demi Kebaikan Bersama, MUI Jabar Imbau Masyarakat Patuhi Larangan Mudik Lebaran
Jum'at, 26 Maret 2021 - 16:47 WIB
loading...
MUI Jabar mengimbau masyarakat mematuhi larangan mudik Lebaran 2021 yang telah diputuskan oleh pemerintah. Foto/Ilustrasi/Ist
A
A
A
BANDUNG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat mengimbau masyarakat mematuhi kebijakan pemerintah yang akhirnya melarang pelaksanaan mudik Lebaran 2021.
Baca juga: Pemerintah Larang Mudik, DPR: Jangan Kayak Tahun Lalu Pulang Kampung Boleh
Sekretaris Umum MUI Jabar, Rafani Afyar menuturkan, imbauan tersebut disampaikan pihaknya demi kebaikan bersama. Menurutnya, pemerintah tentu memiliki alasan hingga akhirnya mengeluarkan kebijakan tersebut.
Baca juga: Ini Kelompok yang Diperbolehkan Mudik Lebaran
"Pemerintah menetapkan kebijakan seperti itu kan demi kemaslahatan, demi kebaikan bersama," ungkap Rafani, Jumat (26/3/2021).
Rafani menyebut, kebijakan pemerintah tersebut tak lepas dari kondisi pandemi COVID-19 yang masih mengancam kesehatan masyarakat. Pemerintah, menurut dia, tak ingin aktivitas mudik memicu tingginya angka kasus COVID-19.
"Jadi kita tahu kalau tidak terkendali, kerumunan tidak terkendali, kemungkinan mewabahnya kembali virus kan sangat besar. Keadaan hari ini kan sudah lumayan yah, sudah landai ya, jadi ini harus dipelihara," tuturnya.
Baca juga: Pemerintah Larang Mudik, DPR: Jangan Kayak Tahun Lalu Pulang Kampung Boleh
Sekretaris Umum MUI Jabar, Rafani Afyar menuturkan, imbauan tersebut disampaikan pihaknya demi kebaikan bersama. Menurutnya, pemerintah tentu memiliki alasan hingga akhirnya mengeluarkan kebijakan tersebut.
Baca juga: Ini Kelompok yang Diperbolehkan Mudik Lebaran
"Pemerintah menetapkan kebijakan seperti itu kan demi kemaslahatan, demi kebaikan bersama," ungkap Rafani, Jumat (26/3/2021).
Rafani menyebut, kebijakan pemerintah tersebut tak lepas dari kondisi pandemi COVID-19 yang masih mengancam kesehatan masyarakat. Pemerintah, menurut dia, tak ingin aktivitas mudik memicu tingginya angka kasus COVID-19.
"Jadi kita tahu kalau tidak terkendali, kerumunan tidak terkendali, kemungkinan mewabahnya kembali virus kan sangat besar. Keadaan hari ini kan sudah lumayan yah, sudah landai ya, jadi ini harus dipelihara," tuturnya.
Lihat Juga :