Baru Berusia 14 Hari, 2 Bayi di Sumsel Terpapar COVID-19
Selasa, 19 Mei 2020 - 23:14 WIB
loading...
A
A
A
"Sebanyak 60 kasus konfirmasi positif COVID-19 untuk hari ini, sehingga total kasus positif menjadi 597 orang. Penambahan jumlah pasien positif COVID-19 ini tertinggi ketiga setelah DKI Jakarta, dan Jawa Timur," ujar Yusri, Selasa (19/5/2020).
Sedangkan untuk jumlah pasien yang dinyatakan telah sembuh, menurut Yusri ada tambahan empat orang, sehingga jumlah pasien sembuh mencapai sebanyak 77 orang, semuanya berasal dari Kota Palembang.
Kemudian untuk pasien meninggal dunia, bertambah menjadi dua orang yakni pasien dengan nomor rawat 348 dan 586. Sehingga total ada 18 orang yang sudah dimakamkan di pemakaman khusus COVID-19 di Gandus.
Sementara itu, Yusri memastikan untuk operasional Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang, dalam memeriksa sampel pasien COVID-19 di Sumsel, akan tetap berkerja meski memasuki hari raya Idul Fitri. Gugus tugas masih akan bekerja secara maksimal dalam mendeteksi COVID-19 . "Informasinya kita tetap akan melakukan pemeriksaan sampel terhadap pasien," ujar Yusri.
Rata-rata pasien positif COVID-19 , menurut Yusri terjadi karena ada penularan dari keluarga terdekat di sekitarnya yang terlebih dahulu terpapar COVID-19 . Gugus Tugas Penangan COVID-19 Sumsel, masih dapat melacak sebaran kasus positif yang terjadi.
Sedangkan untuk jumlah pasien yang dinyatakan telah sembuh, menurut Yusri ada tambahan empat orang, sehingga jumlah pasien sembuh mencapai sebanyak 77 orang, semuanya berasal dari Kota Palembang.
Kemudian untuk pasien meninggal dunia, bertambah menjadi dua orang yakni pasien dengan nomor rawat 348 dan 586. Sehingga total ada 18 orang yang sudah dimakamkan di pemakaman khusus COVID-19 di Gandus.
Sementara itu, Yusri memastikan untuk operasional Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang, dalam memeriksa sampel pasien COVID-19 di Sumsel, akan tetap berkerja meski memasuki hari raya Idul Fitri. Gugus tugas masih akan bekerja secara maksimal dalam mendeteksi COVID-19 . "Informasinya kita tetap akan melakukan pemeriksaan sampel terhadap pasien," ujar Yusri.
Rata-rata pasien positif COVID-19 , menurut Yusri terjadi karena ada penularan dari keluarga terdekat di sekitarnya yang terlebih dahulu terpapar COVID-19 . Gugus Tugas Penangan COVID-19 Sumsel, masih dapat melacak sebaran kasus positif yang terjadi.
(eyt)
Lihat Juga :