Air Asin Gemparkan Karanganyar, Dinas ESDM Jateng: Tak Layak Konsumsi

Kamis, 25 Maret 2021 - 06:51 WIB
loading...
Air Asin Gemparkan Karanganyar,...
Pengembangan wisata di Karanganyar, sedang dikaji Dinas ESDM Provinsi Jateng. Foto/iNews/Wahyuendro
A A A
KARANGANYAR - Munculnya air asin di Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, menggemparkan warga. Hal ini membuat Dinas ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) Provinsi Jawa Tengah, menurunkan tim untuk melakukan penelitian.

Baca juga: Cerita Bupati Bogor Jawab Persoalan Warga 9 Desa Kesulitan Air Bersih Sejak 2013

Ditemui usai rakor penemuan fenomena sumur artesis di gedung Setda Kabupaten Karanganyar, pada Rabu (24/03/2021) siang, Kepala Cabang Dinas ESDM Wilayah Solo, Dwi Lestari Novianti menyebut, air yang keluar tidak layak untuk konsumsi.

"Kami sudah melakukan penelitian awal atau pengamatan awal terkait sumur asin tersebut. Kalau untuk kebutuhan sehari-hari, untuk minum, mandi, sesuai analisa laboratorium air yang kita bawa itu tidak layak," terangnya kepada wartawan.



Dwi Lestari menambahkan hasil analisa air asin tersebut, di antaranya terdiri dari kekeruhan, kesadahan, terdapat juga kandungan klorida, zat besi, dan tembaga yang tinggi. Bila dikonsumsi tanpa adanya pengolahan terlebih dahulu dapat menimbulkan gangguan kesehatan . Sedangkan terkait air asin yang dipercaya mampu menyembuhkan sejumlah penyakit, pihaknya tidak bisa memastikan apakah hanya sugesti masyarakat atau benar sesuai kajian kesehatan.

Baca juga: Bali Gempar, Dokter Hewan Tewas Dibantai Tetangga Usai Saling Geber Motor

Dalam kesempatan yang sama, ahli geologi, Puguh Dwi Hartanto menjelaskan, dugaan bahwa air asin dan gas yang keluar dari sumur bor di Desa Krendowahono, berasal dari formasi pembentukan yang berbeda di lokasi yang berdekatan.

" Air asin itu adalah air purba (connate water) yang terjebak saat pembentukannya. Sedangkan gas terbentuk dari pengendapan Kalibeng yang merembes keluar dipicu pembangunan (pengeboran) air sehingga muncul bersama air sehingga mudah terbakar," jelas Puguh.

Baca juga: Lima Ruko di Kota Tua Kendari Ludes Dilalap Si Jago Merah, Warga Dilanda Kepanikan

Sementara itu, Pemkab Karanganyar yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Agus Cipto Waluyo, dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Timotius Suryadi mengungkapkan, bahwa Pemkab Karanganyar masih membutuhkan kajian-kajian untuk pengembangan sebagai lokasi wisata .

"Bupati masih menunggu hasil kajiannya bagaimana. Kalau sudah dirancang sedemikian rupa, dianggarkan, ternyata apinya kecil dan sudah padam. Tentu tidak bisa menarik perhatian masyarakat lagi. Kita serahkan dulu ke pemerintah desa setempat, yang penting dikelola dengan baik," pungkas Timotius.

Baca juga: Hendak Kencan, Pasangan Kekasih Ini Lari Terbirit-birit Dari Hotel Kuno di Malang

Oleh warga, air sumur bor di Dusun Dukuh, Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit, seperti penyakit kulit dan radang tenggorokan tanpa diminum. Setelah viral, beberapa hari terakhir lokasi air asin bercampur gas ramai didatangi pengunjung.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
Dukung Polisi Denda...
Dukung Polisi Denda Perusahaan Pencemar Lingkungan, Sahroni: Normalisasi Perusakan Ekologis sebagai Kejahatan Berat!
Air Bersih dan Sampah...
Air Bersih dan Sampah Ancam Wisata KLU, Legislator Perindo Desak Pembenahan Tiga Gili
Tirta Bhagasasi Bekasi...
Tirta Bhagasasi Bekasi Perketat Akurasi Tagihan Air Bersih
Perumda Air Minum Bekasi...
Perumda Air Minum Bekasi Siapkan Transformasi Besar di 2026
TMMD ke-128 TNI, Kodim...
TMMD ke-128 TNI, Kodim 1801/Manokwari Bangun Infrastruktur Air Bersih
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
Legislator Apresiasi...
Legislator Apresiasi Polda Riau Tindak Tegas Korporasi Perusak Lingkungan
Sucofindo dan ABPEDNAS...
Sucofindo dan ABPEDNAS Bangun Sumur Air Bersih di 70 Titik
Rekomendasi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved