Pemprov Distribusikan 450.000 Dosis Vaksin AstraZeneca ke 4 Daerah di Jawa Timur
Rabu, 24 Maret 2021 - 05:49 WIB
loading...
Foto/ilustrasi SINDOnews
A
A
A
SURABAYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) mendistribusikan 45.000 vial atau setara 450.000 dosis vaksin AstraZeneca ke empat daerah di Jatim. Diantaranya ke Sidoarjo, Jombang, Kediri, Surabaya.
"Sejumlah 450.000 dosis vaksin AstraZeneca sudah datang di Jawa Timur dan didistribusikan langsung ke kota dan kabupaten untuk percepatan pelaksanaan vaksinasi. Semoga ikhtiar vaksinasi dapat mencegah mereka yang berisiko tinggi terhindar dari COVID-19,”kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Selasa (23/3/2021). Baca juga: Vaksin COVID-19 Mulai Didistribusikan, Dari Alokasi Per Wilayah, Jatim Paling Banyak
Menurut Khofifah, berdasarkan data yang ada, vaksin AstraZeneca yang digunakan di Jatim telah mendapatkan izin baik dari Badan Pengawas Obat dan Makanan BPOM maupun dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Selain itu, hari ini Selasa (23/3/2021) juga dilaksanakan vaksinasi dengan vaksin AstraZeneca di PWNU Jatim dan Ponpes Lirboyo di Kediri. “Vaksinasi tersebut diberikan kepada para Kiai, Santri dan para Pengurus NU,” ujar Khofifah.
Sebelumnya, MUI Jatim menyebut, vaksin AstraZeneca halal dan bisa digunakan untuk vaksinasi. Sedangkan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (MUI) pusat sebelumnya mengumumkan bahwa vaksin AstraZeneca adalah haram karena mengandung babi. Baca juga: 5.341 Vaksin COVID-19 Telah di Salurkan di Bangka Tengah
"Sejumlah 450.000 dosis vaksin AstraZeneca sudah datang di Jawa Timur dan didistribusikan langsung ke kota dan kabupaten untuk percepatan pelaksanaan vaksinasi. Semoga ikhtiar vaksinasi dapat mencegah mereka yang berisiko tinggi terhindar dari COVID-19,”kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Selasa (23/3/2021). Baca juga: Vaksin COVID-19 Mulai Didistribusikan, Dari Alokasi Per Wilayah, Jatim Paling Banyak
Menurut Khofifah, berdasarkan data yang ada, vaksin AstraZeneca yang digunakan di Jatim telah mendapatkan izin baik dari Badan Pengawas Obat dan Makanan BPOM maupun dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Selain itu, hari ini Selasa (23/3/2021) juga dilaksanakan vaksinasi dengan vaksin AstraZeneca di PWNU Jatim dan Ponpes Lirboyo di Kediri. “Vaksinasi tersebut diberikan kepada para Kiai, Santri dan para Pengurus NU,” ujar Khofifah.
Sebelumnya, MUI Jatim menyebut, vaksin AstraZeneca halal dan bisa digunakan untuk vaksinasi. Sedangkan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (MUI) pusat sebelumnya mengumumkan bahwa vaksin AstraZeneca adalah haram karena mengandung babi. Baca juga: 5.341 Vaksin COVID-19 Telah di Salurkan di Bangka Tengah
Lihat Juga :