Rumahnya Disegel Satpol PP, Janda Miskin di Ciputat Bingung Cari Tempat Tinggal

Selasa, 23 Maret 2021 - 23:06 WIB
loading...
Rumahnya Disegel Satpol...
Seorang janda tua bernama Arti (56), kini kebingungan setelah pembangunan rumahnya disegel petugas Satpol PP. Foto: MPI/Hambali
A A A
TANGERANG SELATAN - Seorang janda tua bernama Arti (56), kini kebingungan setelah pembangunan rumahnya disegel petugas Satpol PP. Kini dia tidak tahu harus kemana mencari tempat tinggal lantaran rumah yang ditinggali saat ini segera digusur.

Ibu Arti saat ini masih tinggal di rumah mungilnya yang lama di Jalan Palapa, Kampung Parung Benying, RT 03/RW 18, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel). Rumah itu telah dibeli oleh salah satu sekolah swasta untuk perluasan fasilitas pendidikan.

Karena iba dengan keadaan Arti, salah satu keluarganya berupaya membantu. Sedikit uang hasil penjualan rumah yang lama, ditambah lalu dialihkan untuk membangun sebuah rumah kecil di lokasi lain, Kampung Maruga, Ciater Ciputat. Letaknya cukup dekat dengan Kantor Wali Kota Airin Rachmi Diany.

Baca juga: Bangunan Rumah Indekos Mewah Milik Bupati Disegel di Tangsel

Sayang pengerjaan rumah yang bakal ditempati Arti dan cucunya kelak, dihentikan paksa oleh petugas. Sebuah stiker segel ditempelkan di dinding bangunan yang baru rampung sekira 60 persen itu. Alasannya, proyek pembangunan rumah mungil tersebut belum mempunyai Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Sementara, pihak sekolah memberi kesempatan agar Arti segera berkemas dari rumah yang ditempati saat ini. Karena pada sekitar awal bulan April, bangunannya akan diratakan untuk pembangunan area sekolah. Arti pun galau, dia diminta segera pindah namun tak tahu harus kemana.

"Rumah ini kan sudah dibeli sama sekolah. Jadi dikasih waktu sampai 2 minggu mau puasa atau sekitar awal bulan April buat pindah, karena ini mau diratain katanya. Saya enggak tahu harus kemana, sedangkan rumah yang di sana hasil bantuan dari saudara-saudara saya kena segel," tuturnya, Selasa (23/03/21).

Dengan berurai air mata, Arti mulai menceritakan bagaimana dia harus berjuang mencukupi kebutuhan sehari-hari hanya dengan berjualan mi dan minuman ringan. Sementara, dia juga harus membiayai keperluan sekolah seorang cucu yang tinggal bersamanya di rumah.

Baca juga: Pengurukan Situ di Tangsel Berlanjut, Mantan Mensos Bakal Lapor Polda

"Saya orang enggak punya pak, orang awam, cuma ngandelin jualan. Biar cucu saya bisa terus sekolah, kasihan orang tuanya kan enggak ada. Makanya saya suka sering nangis, nanti mau pindah kemana," ucapnya.

Gelombang empati masyarakat pun mengalir. Bahkan mereka bersepakat menyisihkan sebagian rezeki guna mengurus IMB pembangunan rumah Arti dan cucunya. Upaya itu sekaligus memberi sindiran keras kepada Pemkot Tangsel yang dianggap tegas hanya terhadap orang kecil.

"Enggak panteslah pakai penyegelan segala, apalagi ibu ini kan orang enggak punya, dia janda, ngurus cucunya juga. Rumah itu aja dibangun karena dibantu orang lain, masa enggak ada rasa kemanusiaannya. Harusnya kita bantu, bukan mempersulit orang susah. Kita kemarin sudah sepakat, patungan buat urus biaya IMB-nya," tegas Fandi Rais (53), tokoh masyarakat sekitar.

Senada dengan itu, Ketua RT setempat, Sahrudin, merasa heran dengan penyegelan di proyek rumah janda miskin tersebut. Menurut dia, kenapa tidak ada rasa kemanusiaan mengingat objek tersebut akan ditempati oleh seorang yang tidak mampu secara ekonomi.

"Kita miris sih melihatnya, kalau mau buka-bukaan kan banyak rumah-rumah mewah yang bangun enggak ada IMB. Tapi pada diem itu, enggak ada tindakan. Kenapa ini jelas-jelas buat orang enggak mampu, janda tua, paling enggak ada kebijakanlah, ada toleransi, enggak perlu disegel biar bisa tetap ditempati dulu sampai nanti kita bantu urus IMB nya," tukasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usulan Bikin Rokok Murah...
Usulan Bikin Rokok Murah Khusus Warga Miskin Disebut Sesat Nalar
GEBRAK Perkuat Edukasi...
GEBRAK Perkuat Edukasi Produk Tembakau Alternatif
PBI BPJS Tak Tepat Sasaran,...
PBI BPJS Tak Tepat Sasaran, 54 Juta Warga Miskin Tak Tercover
Rekomendasi
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Messi, Mbappe, Haaland...
Messi, Mbappe, Haaland Gacor: Ronaldo Masih Layak Disebut Kandidat Peraih Sepatu Emas?
Mengapa Batmobile Tumbler...
Mengapa Batmobile Tumbler Seharga Rp 53,5 Miliar Menjadi Mobil Terlangka di Dunia?
Berita Terkini
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved