Dukung Vaksinasi COVID-19, Ketua PWNU Jatim: Biar Kita Bisa Tarawih Berjamaah dan Tadarus
Selasa, 23 Maret 2021 - 15:24 WIB
loading...
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung penyuntikan vaksin AstraZeneca pada Kyai di PWNU Jawa Timur, Selasa (23/3/2021). Foto/SINDOnews/Ali Masduki
A
A
A
SURABAYA - Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar meminta warga NU untuk segera melaksanakan vaksinasi . Sehingga kekebalan kelompok bisa tercipta dan bisa melindungi satu dengan yang lainnya.
Baca juga: Usai Divaksin Tahap 2, Hotman Paris Bakal Liburan ke Bali
" Vaksinasi harus masif, syukur-syukur Ramadan ini kita bisa tarawih berjamaah dan tadarus," kata Kyai Marzuki di sela-sela vaksinasi COVID-19 di kantor PWNU Jatim, Selasa (23/3/2021).
Ia melanjutkan, para warga NU tak perlu khawatir tentang status vaksin. Pasalnya sudah keluar hasil Batsul Masail terkait vaksin yang dipakai, baik itu Sinovac maupun Astrazeneca . "Semuanya halal dan sah dipakai," tegasnya.
Baca juga: Batang Pisang Gemparkan Yogyakarta, Sudah Ditebang dan Membusuk Namun Tumbuh Buah Menghadap ke Atas
Bahkan, katanya, diberbagai negara Islam vaksin Astrazeneca sudah digunakan. Para ulama di Mesir, Uni Emirates Arab maupun di Kuwait sudah lebih dulu memakai vaksin Astrazeneca . "Di Mesir sudah vaksin Astrazeneca, di Kuwait, Uni Emirat Arab dan negara Islam lainnya," jelasnya.
Baca juga: Maluku Tengah Gempar, Material Emas Berserakan di Pesisir Pantai Pohon Batu
Ia pun meminta seluruh warga NU untuk tidak ragu ikut vaksinasi. Selain itu, di PW Muhammadiyah juga sudah vaksin. Demikian juga para nakes dan masyarakat lainnya. "Jadi tidak perlu ragu lagi untuk vaksinasi ," katanya.
Baca juga: Usai Divaksin Tahap 2, Hotman Paris Bakal Liburan ke Bali
" Vaksinasi harus masif, syukur-syukur Ramadan ini kita bisa tarawih berjamaah dan tadarus," kata Kyai Marzuki di sela-sela vaksinasi COVID-19 di kantor PWNU Jatim, Selasa (23/3/2021).
Ia melanjutkan, para warga NU tak perlu khawatir tentang status vaksin. Pasalnya sudah keluar hasil Batsul Masail terkait vaksin yang dipakai, baik itu Sinovac maupun Astrazeneca . "Semuanya halal dan sah dipakai," tegasnya.
Baca juga: Batang Pisang Gemparkan Yogyakarta, Sudah Ditebang dan Membusuk Namun Tumbuh Buah Menghadap ke Atas
Bahkan, katanya, diberbagai negara Islam vaksin Astrazeneca sudah digunakan. Para ulama di Mesir, Uni Emirates Arab maupun di Kuwait sudah lebih dulu memakai vaksin Astrazeneca . "Di Mesir sudah vaksin Astrazeneca, di Kuwait, Uni Emirat Arab dan negara Islam lainnya," jelasnya.
Baca juga: Maluku Tengah Gempar, Material Emas Berserakan di Pesisir Pantai Pohon Batu
Ia pun meminta seluruh warga NU untuk tidak ragu ikut vaksinasi. Selain itu, di PW Muhammadiyah juga sudah vaksin. Demikian juga para nakes dan masyarakat lainnya. "Jadi tidak perlu ragu lagi untuk vaksinasi ," katanya.
(eyt)
Lihat Juga :