Ridwan Kamil Minta MUJ Garap Optimal Potensi Bisnis Energi Terbarukan
Selasa, 23 Maret 2021 - 13:52 WIB
loading...
A
A
A
Izin tersebut diberikan setelah pihaknya menilai bahwa kinerja MUJ selama ini tumbuh pesat.
"Saya sudah punya prinsip kepada perusahaan (BUMD) yang hasilnya baik, devidennya bagus, itu boleh bertumbuh, mengembangkan usahanya lebih luas. Makanya BJB (bank bjb) mau buka cabang di NTB, NTT, saya izinkan. MUJ juga sama boleh dimana saja," tutur Kang Emil.
Terlebih, tambah Kang Emil, dirinya kini menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET).
Pengembangan usaha MUJ tersebut menurutnya sejalan dengan harapannya sebagai Ketua Umum ADPMET, yakni mewujudkan kesejahteraan masyarakat daerah penghasil migas dan energi terbarukan.
"Namun, saya ingatkan, pertumbuhan usaha itu memang penting, tapi deviden juga tetap penting. Jadi, deviden harus tetap diperhatikan," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT MUJ, Begin Troys menyambut baik permintaan Kang Emil tersebut. Dia menyatakan, akan segera mengundang stakeholeder dan para ahli terkait untuk mematangkan rencana pengembangan energi terbarukan.
"Pa Gub tapi sudah meminta kita mulai merintis ke arah sana. Pertama, kita akan gelar diskusi, kita akan mengundang stakeholder, para ahli. Nanti kita lihat (potensi energi terbarukan) yang paling cocok dan realistis dikembangkan di Jabar," jelasnya.
Meski begitu, Begin menjelaskan, untuk menapaki bisnis energi terbarukan, pihaknya terlebih dahulu membutuhkan dukungan regulasi.
"Saya sudah punya prinsip kepada perusahaan (BUMD) yang hasilnya baik, devidennya bagus, itu boleh bertumbuh, mengembangkan usahanya lebih luas. Makanya BJB (bank bjb) mau buka cabang di NTB, NTT, saya izinkan. MUJ juga sama boleh dimana saja," tutur Kang Emil.
Terlebih, tambah Kang Emil, dirinya kini menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET).
Pengembangan usaha MUJ tersebut menurutnya sejalan dengan harapannya sebagai Ketua Umum ADPMET, yakni mewujudkan kesejahteraan masyarakat daerah penghasil migas dan energi terbarukan.
"Namun, saya ingatkan, pertumbuhan usaha itu memang penting, tapi deviden juga tetap penting. Jadi, deviden harus tetap diperhatikan," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT MUJ, Begin Troys menyambut baik permintaan Kang Emil tersebut. Dia menyatakan, akan segera mengundang stakeholeder dan para ahli terkait untuk mematangkan rencana pengembangan energi terbarukan.
"Pa Gub tapi sudah meminta kita mulai merintis ke arah sana. Pertama, kita akan gelar diskusi, kita akan mengundang stakeholder, para ahli. Nanti kita lihat (potensi energi terbarukan) yang paling cocok dan realistis dikembangkan di Jabar," jelasnya.
Meski begitu, Begin menjelaskan, untuk menapaki bisnis energi terbarukan, pihaknya terlebih dahulu membutuhkan dukungan regulasi.
Lihat Juga :