Kueh Moaci Gemini, Cemilan Oleh-oleh Legendaris Asal Semarang
Minggu, 21 Maret 2021 - 13:24 WIB
loading...
A
A
A
Lebih dekat, Kueh Moaci Gemini pertama kali dititipjualkan di toko-toko roti kecil di wilayah pecinan. Nama Kueh Moaci Gemini makin dikenal sejak didirikan pada tahun 1985 oleh Sri Harsini yang hingga kini diteruskan dr Hantanto sebagai snack, cemilan oleh-oleh khas dari Semarang. Ini berawal dari para tetangga yang mulai memesan untuk dimakan sendiri atau dibawa keluar kota untuk diberikan kepada keluarganya.
Kueh Moaci Gemini, hingga kini terus melakukan inovasi agar tetap dikenal dengan membuat ide-ide dalam membuat varian kue moaci dengan rasa yang beragam. Salah satunya dengan membuat moaci berbentuk bulat dan berbalut wijen, yang dahulunya, bentuk kue moaci tidak bulat seperti sekarang ini. Melainkan lonjong dan dipotong-potong beberapa bagian dengan hanya berbalut bubuk tepung dengan isi kacang.
Bubuk tepung dari Kueh Moaci Gemini yang menempel ketika dimakan dan membuat beberapa pelanggan tidak nyaman saat menikmati. Dari sinilah Sri Harsini membuat ide untuk membuat kue moci berbalut wijen. Pengembangan itu tidak membuat bibir ditempeli bubuk tepung.
Kue mochi atau Kueh Moaci Gemini khas Semarang ini khas dengan tekstur kenyal dan apabila digigit di dalamnya terdapat manis dan legit. Gurihnya dengan perpaduan kacang cincang beserta gula, sampai dengan sekarang Kueh Moaci Gemini dikenal sebagai cemilan legendaris khas Kota Semarang.
Pemilik Kueh Moaci Gemini dr Hantanto menjelaskan, Kueh Moaci Gemini sebagai cemilan oleh-oleh legendaris khas Semarang terus melakuan inovasi dalam kualitas dan varian rasa yang beragam.
"Kueh Moaci Gemini telah hadir selama 35 tahun untuk menemani konsumen. Kami senantiasa memberikan cita rasa dengan tekstur moaci yang konsisten dengan resep yang turun temurun dan dipertahankan keasliannya," kata Hantanto, Minggu (21/3/2021).
Kueh Moaci Gemini, hingga kini terus melakukan inovasi agar tetap dikenal dengan membuat ide-ide dalam membuat varian kue moaci dengan rasa yang beragam. Salah satunya dengan membuat moaci berbentuk bulat dan berbalut wijen, yang dahulunya, bentuk kue moaci tidak bulat seperti sekarang ini. Melainkan lonjong dan dipotong-potong beberapa bagian dengan hanya berbalut bubuk tepung dengan isi kacang.
Bubuk tepung dari Kueh Moaci Gemini yang menempel ketika dimakan dan membuat beberapa pelanggan tidak nyaman saat menikmati. Dari sinilah Sri Harsini membuat ide untuk membuat kue moci berbalut wijen. Pengembangan itu tidak membuat bibir ditempeli bubuk tepung.
Kue mochi atau Kueh Moaci Gemini khas Semarang ini khas dengan tekstur kenyal dan apabila digigit di dalamnya terdapat manis dan legit. Gurihnya dengan perpaduan kacang cincang beserta gula, sampai dengan sekarang Kueh Moaci Gemini dikenal sebagai cemilan legendaris khas Kota Semarang.
Pemilik Kueh Moaci Gemini dr Hantanto menjelaskan, Kueh Moaci Gemini sebagai cemilan oleh-oleh legendaris khas Semarang terus melakuan inovasi dalam kualitas dan varian rasa yang beragam.
"Kueh Moaci Gemini telah hadir selama 35 tahun untuk menemani konsumen. Kami senantiasa memberikan cita rasa dengan tekstur moaci yang konsisten dengan resep yang turun temurun dan dipertahankan keasliannya," kata Hantanto, Minggu (21/3/2021).
Lihat Juga :