Empat Kontainer Jahe Impor Terkontaminasi OPTK Dimusnahkan

Selasa, 23 Maret 2021 - 03:11 WIB
loading...
Empat Kontainer Jahe...
Empat kontainer jahe yang berasal dari Vietnam dan Myanmar dimusnahkan dengan menggunakan insinerator, Senin (22/3/21). (Ist)
A A A
KARAWANG - Empat kontainer jahe yang berasal dari Vietnam dan Myanmar dimusnahkan dengan menggunakan insinerator, Senin (22/3/21). Jahe tersebut dimusnahkan Badan Karantina Pertanian (Barantan) karena terkontaminasi Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).

"Hasil laporan Balai Besar Karantina Tanjung Priok , empat kontainer berisi 108 ton jahe terkontaminasi OPTK dan busuk untuk segera dimusnahkan . Apalagi dalam jahe tersebut terdapat juga tanah asal," kata Kepala Barantan, Ali Jamil.

Menurut Ali, proses pemusnahan di lakukan di PT. Triguna Pratama Abadi karena Barantan belum memiliki alat pembakaran atau Insinerator. Seluruh biaya pemusnahan itu dibiayai oleh perusahaan eksportir. "Pemusnahan ini dilakukan oleh perusahaan yang memiliki alat pembakaran yaitu PT. Triguna Pratama Abadi di Karawang," katanya. Baca: Terduga Teroris yang Diamankan di Padangsidimpuan Pedagang Bakso.

Dikatakan, proses pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar dan kemudian disemprot pestisida. Jahe tersebut bukan hanya terkontaminasi OPTK tapi juga mengandung tanah yang berdampak berbahaya bagi tumbuhan pertanian tersebut.

"Ini sangat berbahaya, karena tanah ini membawa banyak material berbahaya, bahkan kami menemukan beberapa serangga OPTK yang berkembang di dalam kontainer yang berisikan jahenya," pungkasnya. Baca Juga: Tawuran di Jalan Reda, Giliran Rumah Warga Dilempar Bom Molotov.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
Pengembangan Usaha Kreatif,...
Pengembangan Usaha Kreatif, Mahasiswa UMB Raih Juara Nasional UNEX 2026 di Karawang
Semangat Berbagi Iduladha:...
Semangat Berbagi Iduladha: Belasan Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Karawang hingga Jakarta
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Polda Jambi Musnahkan...
Polda Jambi Musnahkan Puluhan Ribu Butir Ekstasi dan Sabu
Ketum Gerakan Dapur...
Ketum Gerakan Dapur Indonesia Cek Kesiapan Operasional SPPG Karawang
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
Rekomendasi
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Berita Terkini
Polda Metro Jaya: 3.588...
Polda Metro Jaya: 3.588 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di DPR RI
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Buka Peluang Global,...
Buka Peluang Global, BRImo Kini Hadirkan Reksa Dana USD Batavia untuk Investor
Infografis
3 Alasan STY Dipecat...
3 Alasan STY Dipecat Jika Timnas Gagal ke Babak Empat Kualifikasi Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved