Pemeran Video Porno di Bogor Ditangkap Polisi di Cibinong
Jum'at, 19 Maret 2021 - 09:43 WIB
loading...
Pria dan wanita pemeran video mesum yang direkam dalam kamar sebuah hotel di kawasan Cikeas, Sukaraja, Kabupaten Bogor ditangkap personel Polda Jabar. (Ist)
A
A
A
BANDUNG - Ditereskrimsus Polda Jabar berhasil menangkap pria dan wanita pemeran video mesum yang direkam dalam kamar sebuah hotel di kawasan Cikeas, Sukaraja, Kabupaten Bogor. Saat ini kedua pelaku ditahan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung.
Kedua pelaku ditangkap di kediaman mereka di Cibinong, Kabupaten Bogor pada Kamis (18/3/2021) malam. Penangkapan dipimpin oleh Kanit 1 Subdit V Ditreskrimsus Polda Jabar Kompol Wisnu Perdana.
Wakil Direktur Ditreskrimsus Polda Jabar AKBP Roland Ronaldy membenarkan penangkapan dua orang terkait video mesum berdurasi 3 menit 18 detik tersebut.
Informasi diperoleh dua orang yang ditangkap itu berinisial RTM dan PVT. "Betul anggota kami menangkap dua orang di rumahnya daerah Cibinong," kata Wadir Ditreskrimsus Polda Jabar saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (19/3/2021).
Ditanya tentang kronologi penangkapan terhadap RTM dan PVT dan motif keduanya membuat video mesum, AKBP Roland Rolandy enggan membeberkannya. Dia beralasan, penyidik masih melakukan pendalaman. "Keterangan lebih detail dan lengkap, kami akan rilis ya," ujar AKBP Roland.
Kedua pelaku ditangkap di kediaman mereka di Cibinong, Kabupaten Bogor pada Kamis (18/3/2021) malam. Penangkapan dipimpin oleh Kanit 1 Subdit V Ditreskrimsus Polda Jabar Kompol Wisnu Perdana.
Wakil Direktur Ditreskrimsus Polda Jabar AKBP Roland Ronaldy membenarkan penangkapan dua orang terkait video mesum berdurasi 3 menit 18 detik tersebut.
Informasi diperoleh dua orang yang ditangkap itu berinisial RTM dan PVT. "Betul anggota kami menangkap dua orang di rumahnya daerah Cibinong," kata Wadir Ditreskrimsus Polda Jabar saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (19/3/2021).
Ditanya tentang kronologi penangkapan terhadap RTM dan PVT dan motif keduanya membuat video mesum, AKBP Roland Rolandy enggan membeberkannya. Dia beralasan, penyidik masih melakukan pendalaman. "Keterangan lebih detail dan lengkap, kami akan rilis ya," ujar AKBP Roland.
Lihat Juga :