Ridwan Kamil Usul ke Pemerintah Pusat: Stok Beras Jabar Surplus, Impor Sebaiknya Ditunda
Rabu, 17 Maret 2021 - 17:51 WIB
loading...
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menemui perwakilan petani dari 27 kabupaten/kota secara virtual di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (17/3/2021). Foto/Ist
A
A
A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk menunda impor beras. Menurutnya, impor berpotensi membuat harga beras lokal turun, sehingga mengancam kesejahteraan petani. Apalagi, dalam waktu dekat, akan ada panen raya.
Baca juga: Ridwan Kamil Dorong KPPI Jabar Bangun Sekolah Politik Perempuan
"Usul Jabar ke pemerintah pusat lebih baik menunda impor beras," kata Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, seusai menyerap aspirasi perwakilan petani di 27 kabupaten/kota secara virtual di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (17/3/2021).
Baca juga: Kampanye Normalisasi Pemutaran Film di Bioskop, Ridwan Kamil: Perfilman Kembali Menggeliat
Kang Emil menuturkan, impor dapat dilakukan ketika stok beras dalam negeri defisit. Namun, saat ini, stok beras masih melimpah, terutama di Jabar yang kini dalam kondisi surplus. "Kalau posisinya kita krisis beras, saya kira impor masuk akal, tapi kami surplus," tuturnya.
Baca juga: Ridwan Kamil Dorong KPPI Jabar Bangun Sekolah Politik Perempuan
"Usul Jabar ke pemerintah pusat lebih baik menunda impor beras," kata Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, seusai menyerap aspirasi perwakilan petani di 27 kabupaten/kota secara virtual di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (17/3/2021).
Baca juga: Kampanye Normalisasi Pemutaran Film di Bioskop, Ridwan Kamil: Perfilman Kembali Menggeliat
Kang Emil menuturkan, impor dapat dilakukan ketika stok beras dalam negeri defisit. Namun, saat ini, stok beras masih melimpah, terutama di Jabar yang kini dalam kondisi surplus. "Kalau posisinya kita krisis beras, saya kira impor masuk akal, tapi kami surplus," tuturnya.
Lihat Juga :