Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Palembang, Warga Panik Berhamburan
Rabu, 17 Maret 2021 - 17:38 WIB
loading...
Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (17/3/2021). Foto/iNews TV/Firdaus
A
A
A
PALEMBANG - Kebakaran hebat menggemparkan warga Kota Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (17/3/2021). Kobaran api yang dengan cepat membesar, membuat panik warga yang tinggal di permukiman padat penduduk tersebut.
Baca juga: Baru Terima Kiriman 3 Jirigen BBM, Rumah Berisi 5 Motor Ludes Terbakar
Sebuah rumah milik warga, dan industri rumahan pembuatan kerupuk di Jalan Doktor Sutomo Loron Rukun Damai, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning, ludes terbakar . Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, tetapi kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Belum diketahui dari mana sumber api , tiba-tiba saja api dengan cepat membesar dikarenakan rumah yang terbakar merupakan bangunan semi permanen. Warga di sekitar lokasi kejadian berusaha menyelamatkan barang miliknya, bahkan sempat terjadi kepanikan saat evakuasi warga.
Baca juga: Hendak Dinasehati Hakim Agar Tak Bercerai, Aa Gym dan Teh Ninih Kompak Tak Hadiri Sidang
Pusat kebakaran sulit dijangkau mobil pemadam kebakaran , karena kondisi jalan dan lorong menuju lokasi kebakaran sangat sempit. Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api, warga yang membantu berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, bahkan warga memanfaatkan sumber air dari kolam ikan milik warga untuk memadamkan api.
Korban kebakaran , Adi mengaku, api diketahui tiba-tiba sudah membesar dari salah satu rumah warga dan menyambar ke tempat pembuatan kerupuk. "Saat kejadian saya sedang tidur, dan kaget saat mendengar suara teriakan kebakaran . Saya lihat api muncul dari atap bagian belakang," tuturnya.
Baca juga: Tangis Pecah, Mengiri Kepergian Polwan Cantik Ajudan Terakhir Presiden Soekarno
Sementara itu Kapolsek Kemuning Palembang, AKP Heri menjelaskan, selain menghabiskan satu rumah dan tempat usaha pembuatan kerupuk, ada dua rumah warga lainnya rusak terkena dampak dari kebakaran tersebut.
"Kami masih menyelidiki penyebab pasti timbulnya api yang menyebabkan kebakaran , sedikitnya lima mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Setelah satu jam dilakukan upaya pemadaman, api berhasil dijinakkan," terangnya.
Baca juga: Baru Terima Kiriman 3 Jirigen BBM, Rumah Berisi 5 Motor Ludes Terbakar
Sebuah rumah milik warga, dan industri rumahan pembuatan kerupuk di Jalan Doktor Sutomo Loron Rukun Damai, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning, ludes terbakar . Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, tetapi kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Belum diketahui dari mana sumber api , tiba-tiba saja api dengan cepat membesar dikarenakan rumah yang terbakar merupakan bangunan semi permanen. Warga di sekitar lokasi kejadian berusaha menyelamatkan barang miliknya, bahkan sempat terjadi kepanikan saat evakuasi warga.
Baca juga: Hendak Dinasehati Hakim Agar Tak Bercerai, Aa Gym dan Teh Ninih Kompak Tak Hadiri Sidang
Pusat kebakaran sulit dijangkau mobil pemadam kebakaran , karena kondisi jalan dan lorong menuju lokasi kebakaran sangat sempit. Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api, warga yang membantu berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, bahkan warga memanfaatkan sumber air dari kolam ikan milik warga untuk memadamkan api.
Korban kebakaran , Adi mengaku, api diketahui tiba-tiba sudah membesar dari salah satu rumah warga dan menyambar ke tempat pembuatan kerupuk. "Saat kejadian saya sedang tidur, dan kaget saat mendengar suara teriakan kebakaran . Saya lihat api muncul dari atap bagian belakang," tuturnya.
Baca juga: Tangis Pecah, Mengiri Kepergian Polwan Cantik Ajudan Terakhir Presiden Soekarno
Sementara itu Kapolsek Kemuning Palembang, AKP Heri menjelaskan, selain menghabiskan satu rumah dan tempat usaha pembuatan kerupuk, ada dua rumah warga lainnya rusak terkena dampak dari kebakaran tersebut.
"Kami masih menyelidiki penyebab pasti timbulnya api yang menyebabkan kebakaran , sedikitnya lima mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Setelah satu jam dilakukan upaya pemadaman, api berhasil dijinakkan," terangnya.
(eyt)
Lihat Juga :