Beraksi Selama 3,5 Tahun, Komplotan Pembuat Materai Palsu Digulung Polisi

Rabu, 17 Maret 2021 - 13:10 WIB
loading...
Beraksi Selama 3,5 Tahun,...
Barang bukti materai palsu yang disita petugas Polres Bandara Soekarno-Hatta.Foto/MPI/Isty Maulida
A A A
TANGERANG - Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengungkap kasus produksi materai palsu Rp10.000 siap edar. Sebanyak enam orang tersangka ditangkap dan satu orang lainnya masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan, kasus ini diketahui karena adanya laporan dari pihak jasa pengiriman barang yang mencurigai adanya paket dengan sistem collect item pada Minggu, 7 Maret 2021 berupa materai. Biasanya pengiriman collect item ini digunakan untuk mengirim barang berharga seperti dokumen dan barang berharga.

Atas kecurigaan ini, pengiriman jasa kemudian melaporkan hal ini kepada kepolisian. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata materai tersebut dinyatakan palsu. Ada 6 tersangka yang terlibat dalam pembuatan materai palsu ini, dan memiliki peran masing-masing mulai dari mendesain materai palsu.

"Komplotan ini sudah beraksi selama 3,5 tahun. Satu orang pelaku masih diburu," kata Yusri kepada wartawan Rabu (17/3/2021). Baca: Selama 1 Jam, Polisi dan Kubu Habib Rizieq Berdebat Soal Gugurnya Sidang Praperadilan

Dari tangan pelaku disita barang bukti berupa puluhan lembar materai palsu siap edar, barang baku pembuat materai palsu, dan juga mesin pencetak materai palsu. Atas perbuatan tersebut, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 253 KUHPidana, Pasal 257 KUHPidana, Pasal 24 dan Pasal 25 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2020 Tentang Bea Meterai dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.

"Perbuatan tersangka ini bisa merugikan negara, dan akan dijerat pasal berlapis dengan ancaman kurungan penjara selama maksimal 7 tahun," pungkas Yusri.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Motif Skandal Riset...
Motif Skandal Riset Palsu Internasional, Pelaku Incar Travel Grant ke Luar Negeri
Skandal Riset Palsu...
Skandal Riset Palsu Internasional, Mendiktisaintek Ungkap 4 Terduga Pelaku Lulusan UNY
Kasus Riset Palsu Demi...
Kasus Riset Palsu Demi Plesiran, Mendiktisaintek Ungkap Temuan Awal
Rekomendasi
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
2 Jam Diperiksa Polda...
2 Jam Diperiksa Polda Metro Jaya, Ketum YLBHI Ditanya soal Pembentukan Tim Investigasi Kasus Andrie Yunus
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
Berita Terkini
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Infografis
Jadwal Cuti Bersama...
Jadwal Cuti Bersama ASN Tahun 2026, Catat Tanggalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved