Industri Pengolahan Susu di Gowa Diharap Penuhi kebutuhan Hingga 80 Persen
Selasa, 16 Maret 2021 - 19:24 WIB
loading...
A
A
A
Ia berharap rencana Pemkab Gowa dalam program ini bisa terwujud dan mampu merasakan susunya tepat pada tanggal 17 Agustus mendatang, serta perencanaan Cimory dalam membangun industri pengolahan susu dari skala kecil bisa menjadi besar dengan mendapatkan bantuan-bantuan dari berbagai pihak.
"Semoga program ini mampu memenuhi kebutuhan susu Indonesia yang 70-80 persennya masih importasi. Dan upaya yang dilakukan Pemkab ini akan membantu dalam pemenuhan susu yang kita harapkan di masa yang akan datang," pungkasnya.
Bupati Gowa , Adnan Purichta Ichsan mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda Kabupaten Gowa dan Indonesia secara keseluruhan mengakibatkan perekonomian masyarakat terhambat, sehingga pemerintah Kabupaten Gowa terus berinovasi untuk menarik investasi masuk di Gowa salah satunya adalah dalam bentuk kerjasama ini.
Baca Juga: Unhas Siapkan Tenaga Ahli Pengembangan Sapi Perah di Gowa
"Hari ini kami patut berbangga karena pak Menteri tidak pernah melupakan kampung halamannya. Apalagi di tengah pandemi ini perekonomian terhambat bahkan terhenti, kami yakin dengan masuknya Cimory di Gowa akan membawa berkah dan pendapatan yang baik bagi masyarakat kita," katanya.
Progres yang sangat cepat ini diakui Adnan karena terpacu dengan target yang diberikan oleh Mentan RI, Syahrul Yasin Limpo yang ingin merasakan susunya pada 17 Agustus mendatang, sehingga selain peletakan batu pertama ini dirinya akan mulai para penggarap menjadi sebuah kelompok untuk diberikan sapi perah ini.
"Semoga program ini mampu memenuhi kebutuhan susu Indonesia yang 70-80 persennya masih importasi. Dan upaya yang dilakukan Pemkab ini akan membantu dalam pemenuhan susu yang kita harapkan di masa yang akan datang," pungkasnya.
Bupati Gowa , Adnan Purichta Ichsan mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda Kabupaten Gowa dan Indonesia secara keseluruhan mengakibatkan perekonomian masyarakat terhambat, sehingga pemerintah Kabupaten Gowa terus berinovasi untuk menarik investasi masuk di Gowa salah satunya adalah dalam bentuk kerjasama ini.
Baca Juga: Unhas Siapkan Tenaga Ahli Pengembangan Sapi Perah di Gowa
"Hari ini kami patut berbangga karena pak Menteri tidak pernah melupakan kampung halamannya. Apalagi di tengah pandemi ini perekonomian terhambat bahkan terhenti, kami yakin dengan masuknya Cimory di Gowa akan membawa berkah dan pendapatan yang baik bagi masyarakat kita," katanya.
Progres yang sangat cepat ini diakui Adnan karena terpacu dengan target yang diberikan oleh Mentan RI, Syahrul Yasin Limpo yang ingin merasakan susunya pada 17 Agustus mendatang, sehingga selain peletakan batu pertama ini dirinya akan mulai para penggarap menjadi sebuah kelompok untuk diberikan sapi perah ini.
Lihat Juga :