Anton Medan Dimakamkan di Samping Masjid Jami Tan Kok Liong Cibinong
Selasa, 16 Maret 2021 - 18:15 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Syamsul bercerita almarhum sering menyampaikan bahwa makam itu sebagai pengingat bahwa dunia ini fana yang abadi adalah akhirat.
"Pesan yang beliau sampaikan juga adalah selalu berbagi dan menyampaikan semua bisa berubah yaitu kita harus berubah kearah kebaikan walaupun kita punya masa lalu yang kurang baik tetapi dengan sikap yanng ulet kita bisa berubah jadi kearah yang lebih baik dan berguna untuk orang banyak," tutup Syamsul.
Diketahui, Anton Medan lahir dengan nama Tan Hok Liang dan kemudian bernama Muhammad Ramdhan Efendi lahir di Tebing Tinggi, Sumatera Utara, 10 Oktober 1957. Meninggal di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, 15 Maret 2021 pada umur 63 tahun.
Anton merupakan mantan perampok dan bandar judi yang telah tobat dan memeluk agam Islam pada 1992. Dia menjadi Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) sejak 2012 dan mendirikan Masjid Jami' Tan Kok Liang. Masjid itu terletak di areal Pondok Pesantren At-Ta'ibin, Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor.
"Pesan yang beliau sampaikan juga adalah selalu berbagi dan menyampaikan semua bisa berubah yaitu kita harus berubah kearah kebaikan walaupun kita punya masa lalu yang kurang baik tetapi dengan sikap yanng ulet kita bisa berubah jadi kearah yang lebih baik dan berguna untuk orang banyak," tutup Syamsul.
Diketahui, Anton Medan lahir dengan nama Tan Hok Liang dan kemudian bernama Muhammad Ramdhan Efendi lahir di Tebing Tinggi, Sumatera Utara, 10 Oktober 1957. Meninggal di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, 15 Maret 2021 pada umur 63 tahun.
Anton merupakan mantan perampok dan bandar judi yang telah tobat dan memeluk agam Islam pada 1992. Dia menjadi Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) sejak 2012 dan mendirikan Masjid Jami' Tan Kok Liang. Masjid itu terletak di areal Pondok Pesantren At-Ta'ibin, Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor.
(wib)
Lihat Juga :