Pohon Sono Keling Berdiameter 60 Cm Tumbang Hantam Suami Istri Pengendara Motor
Selasa, 16 Maret 2021 - 16:02 WIB
loading...
Hujan lebat disertai angin, mengakibatkan pohon tumbang disejumlah titik di Kota Malang, salah satunya di Jalan Raya Bandulan, Kelurahan bandulan, Kecamatan Sukun. Foto/SINDOnews/Yuswantoro
A
A
A
MALANG - Hujan lebat disertai angin kencang , mengakibatkan pohon tumbang disejumlah titik di Kota Malang, Selasa (16/3/2021) sekitar pukul 13.30 WIB. Salah satunya terjadi di Jalan Raya Bandulan, Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
Baca juga: Puluhan Rumah di Tasikmalaya Rusak Disapu Angin Puting Beliung
Pohon Sono Keling berdiameter sekitar 60 cm, dan tinggi sekitar 20 meter tumbang melintang di tengah Jalan Raya Bandulan. Batang pohon besar ini menghantam pasangan suami istri yang sedang melintas dari arah barat menuju timur.
Menurut salah seorang saksi mata kejadian tersebut, Sutris (47) kejadian pohon tumbang sangat cepat bersamaan dengan hujan lebat disertai angin. "Korban saat itu melintas dari barat ke timur berboncengan, dan langsung tertimpa batang pohon ," tuturnya.
Baca juga: Soal Penggeledahan Kantor Bupati, KPK Benarkan Sedang Selidiki Kasus Korupsi di KBB
Dia menyebutkan, pria yang mengemudikan sepeda motor tertimpa batang pohon , dan kemungkinan kakinya patah. Sementara perempuan yang dibonceng dibelakang selamat tidak mengalami luka. Kedua korban langsung dibawa ke rumah sakit.
Adi Sundari (25) salah seorang korban selamat dalam kejadian tersebut, mengaku saat itu sedang melintas di Jembatan Sungai Metro, tiba-tiba pohon di depannya tumbang , sehingga dia harus mengerem mendadak.
![Pohon Sono Keling Berdiameter 60 Cm Tumbang Hantam Suami Istri Pengendara Motor]()
"Saat kejadian hujannya sangat deras. Saya mengendarai motor dari arah Mergan (timur) menuju ke Bandulan (barat). Tiba-tiba pohon di depan saya tumbang . Roda depan sepeda motor saya menabrak batangnya," ungkap warga Bandulan I Kelurahan Bandulan tersebut.
Baca juga: Menderita Gangguan Jiwa, Pemuda Karawang Tewas Tembak Diri
Kepala Satuan Bhayangkara Polresta Malang Kota, Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto mengatakan, kedua korban sudah dievakuasi ke rumah sakit, dan belum diketahui kondisinya. "Kami fokuskan untuk evakuasi korban , lalu evakuasi batang pohon yang menutun jalan, supaya jalannya segera bisa dilintasi," terangnya.
Sementara itu menurut Kepala BPBD Kota Malai, Alie Mulyanto ada empat titik pohon tumbang akibat hujan lebat dan angin kencang, yakni di Jalan Raya kepuh, Janti, Jalan Raya Langsep, dan Jalan Raya Bandulan. "Kami masih melakukan pendataan terkait kejadian tersebut. Untuk korban sudah dievakuasi, dan TRC PB BPBD Kota Malang, sudah berada di lokasi untuk membersihkan material pohon tumbang ," tuturnya.
Baca juga: Belajar Tatap Muka Dibuka Juli 2021, Ridwan Kamil: Kalau Gurunya Sudah 100% Divaksin
Dia menyebutkan, menurut laporan BMKG hingga awal April kondisi cuaca di Kota Malang, diperkirakan akan terus diguyur hujan lebat disertai angin kencang. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada, utamanya saat turun hujan lebat diminta tidak berada di bawah pohon karena rentan terjadi pohon tumbang .
Baca juga: Puluhan Rumah di Tasikmalaya Rusak Disapu Angin Puting Beliung
Pohon Sono Keling berdiameter sekitar 60 cm, dan tinggi sekitar 20 meter tumbang melintang di tengah Jalan Raya Bandulan. Batang pohon besar ini menghantam pasangan suami istri yang sedang melintas dari arah barat menuju timur.
Menurut salah seorang saksi mata kejadian tersebut, Sutris (47) kejadian pohon tumbang sangat cepat bersamaan dengan hujan lebat disertai angin. "Korban saat itu melintas dari barat ke timur berboncengan, dan langsung tertimpa batang pohon ," tuturnya.
Baca juga: Soal Penggeledahan Kantor Bupati, KPK Benarkan Sedang Selidiki Kasus Korupsi di KBB
Dia menyebutkan, pria yang mengemudikan sepeda motor tertimpa batang pohon , dan kemungkinan kakinya patah. Sementara perempuan yang dibonceng dibelakang selamat tidak mengalami luka. Kedua korban langsung dibawa ke rumah sakit.
Adi Sundari (25) salah seorang korban selamat dalam kejadian tersebut, mengaku saat itu sedang melintas di Jembatan Sungai Metro, tiba-tiba pohon di depannya tumbang , sehingga dia harus mengerem mendadak.

"Saat kejadian hujannya sangat deras. Saya mengendarai motor dari arah Mergan (timur) menuju ke Bandulan (barat). Tiba-tiba pohon di depan saya tumbang . Roda depan sepeda motor saya menabrak batangnya," ungkap warga Bandulan I Kelurahan Bandulan tersebut.
Baca juga: Menderita Gangguan Jiwa, Pemuda Karawang Tewas Tembak Diri
Kepala Satuan Bhayangkara Polresta Malang Kota, Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto mengatakan, kedua korban sudah dievakuasi ke rumah sakit, dan belum diketahui kondisinya. "Kami fokuskan untuk evakuasi korban , lalu evakuasi batang pohon yang menutun jalan, supaya jalannya segera bisa dilintasi," terangnya.
Sementara itu menurut Kepala BPBD Kota Malai, Alie Mulyanto ada empat titik pohon tumbang akibat hujan lebat dan angin kencang, yakni di Jalan Raya kepuh, Janti, Jalan Raya Langsep, dan Jalan Raya Bandulan. "Kami masih melakukan pendataan terkait kejadian tersebut. Untuk korban sudah dievakuasi, dan TRC PB BPBD Kota Malang, sudah berada di lokasi untuk membersihkan material pohon tumbang ," tuturnya.
Baca juga: Belajar Tatap Muka Dibuka Juli 2021, Ridwan Kamil: Kalau Gurunya Sudah 100% Divaksin
Dia menyebutkan, menurut laporan BMKG hingga awal April kondisi cuaca di Kota Malang, diperkirakan akan terus diguyur hujan lebat disertai angin kencang. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada, utamanya saat turun hujan lebat diminta tidak berada di bawah pohon karena rentan terjadi pohon tumbang .
(eyt)
Lihat Juga :