Pembebasan PPnBM Belum Mampu Genjot Penjualan Mobil di Jawa Timur
Selasa, 16 Maret 2021 - 09:05 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
SURABAYA - Pandemi COVID-19 turut berdampak pada kinerja penjualan mobil di Jawa Timur (Jatim). Penghapusan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) juga belum signifikan menggenjot penjualan mobil baru.
Hingga dua pekan kebijakan ini diberlakukan, jumlah mobil baru yang terjual di Jatim masih mencapai 3.198 unit terhitung sejak kemarin, Senin (15/3/2021). Angka tersebut mengalami tren penurunan dibanding Maret 2020 yang sebanyak 8.695 unit.
Sebelumnya, tercatat pada Januari 2021 angka penjualan mobil baru mencapai 7.042 unit menurun dibandingkan Januari 2020 yang sebanyak 7.525 unit. Pada Februari 2021, penjualan mobil baru kembali menurun di angka 6.014 unit lebih kecil dibandingkan Februari 2020 sebanyak 9.014 unit.
baca juga: Gandeng Kampus, Fraksi PDIP DPRD Jatim Dorong Anggotanya Tingkatkan Kompetensi Akademik
Kepala Plt Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim Muhammad Yasin menjelaskan, penurunan tren penjualan kendaraan roda empat ini tidak lepas dari dampak COVID-19 terhadap perekonomian di Jatim. Pada awal 2020, penjualan lebih tinggi lantaran saat itu masih belum masuk masa pandemi corona. "Karena itu, dengan pembebasan PPnBM diharapkan mampu meningkatkan animo masyarakat terhadap pembelian mobil baru," katanya, Selasa (16/3/2021).
Hingga dua pekan kebijakan ini diberlakukan, jumlah mobil baru yang terjual di Jatim masih mencapai 3.198 unit terhitung sejak kemarin, Senin (15/3/2021). Angka tersebut mengalami tren penurunan dibanding Maret 2020 yang sebanyak 8.695 unit.
Sebelumnya, tercatat pada Januari 2021 angka penjualan mobil baru mencapai 7.042 unit menurun dibandingkan Januari 2020 yang sebanyak 7.525 unit. Pada Februari 2021, penjualan mobil baru kembali menurun di angka 6.014 unit lebih kecil dibandingkan Februari 2020 sebanyak 9.014 unit.
baca juga: Gandeng Kampus, Fraksi PDIP DPRD Jatim Dorong Anggotanya Tingkatkan Kompetensi Akademik
Kepala Plt Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim Muhammad Yasin menjelaskan, penurunan tren penjualan kendaraan roda empat ini tidak lepas dari dampak COVID-19 terhadap perekonomian di Jatim. Pada awal 2020, penjualan lebih tinggi lantaran saat itu masih belum masuk masa pandemi corona. "Karena itu, dengan pembebasan PPnBM diharapkan mampu meningkatkan animo masyarakat terhadap pembelian mobil baru," katanya, Selasa (16/3/2021).
Lihat Juga :