Dies Natalis Ke-65, IPDN Gelar Seminar Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat

Senin, 15 Maret 2021 - 20:13 WIB
loading...
Dies Natalis Ke-65,...
Rektor IPDN Hadi Prabowo saat seminar tentang otonomi khusus Papua dan Papua Barat luring dan daring, Senin (15/3/2021). Foto/Ist
A A A
SUMEDANG - Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menggelar seminar tentang otonomi khusus Papua dan Papua Barat luring dan daring, Senin (15/3/2021). Seminar ini diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis IPDN ke-65 yang jatuh pada hari Rabu, 17 Maret 2021.

Baca juga: Mendagri Tito Karnavian Beri Kuliah Umum pada Praja dan Civitas Akademika IPDN

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Muhammad Hudori mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) bertindak sebagai keynote speaker sekaligus membuka seminar dengan tema “Optimalisasi Penyelenggaraan Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat dalam Rangka Akselerasi Pembangunan dan Peningkatan Kesejahteraan Rakyat”.

Baca juga: IPDN Kemendagri Gelar Sosialisasi UU Cipta Kerja di Kampus

Rektor IPDN Hadi Prabowo menjelaskan, situasi dan kondisi negeri yang masih belum stabil karena pandemi COVID-19 ini tidak menjadi alasan untuk terus berprestasi dan memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara Indonesia.

"IPDN di usia ke-65 ini akan terus berdedikasi memberikan pengabdian kepada masyarakat dengan inovasi-inovasi yang unggul. Salah satunya adalah dengan diselenggarakannya seminar nasional ini," ujarnya.

Hadi Prabowo menambahkan, fokus seminar nasional ini yakni mengidentifikasi permasalahan dalam penyelenggaraan otonomi khusus Papua dan Papua Barat. Selain itu melakukan analisis kritis terhadap permasalahan strategis dalam implementasi kebijakan penyelenggaraan otonomi khusus Papua dan Papua Barat dalam akselerasi Pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

"Kami harap dengan adanya seminar ini, dapat merumuskan formula dan strategi yang efektif terkait percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua dan Papua Barat serta menghasilkan rekomendasi kebijakan sebagai masukan bagi perumusan rancangan Undang-Undang Otonomi Khusus Papua yang berorientasi pada optimalisasi penyelenggaraan otonomi khusus Papua dan Papua Barat," tandasnya.

Selain Mendagri dan Rektor IPDN, acara seminar nasional yang dipandu oleh Aviani Malik sebagai moderator acara ini, mengundang beberapa narasumber yang kompeten seperti Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik, Staf Khusus Kemendagri Kastorius Sinaga, Pansus Otonomi Khusus Papua DPR RI Komarudin Watubun, Anggota DPD RI Yorrys Raweyai, Gubernur Provinsi Papua Barat Dominggus Mandacan yang diwakili oleh Biro Otsus Fitalis Yumte.

Selain itu tokoh masyarakat Papua/Mantan Menteri Perhubungan Laksdya TNI (Purn) Freddy Numberi, peneliti otonomi khusus Papua dari UGM Bambang Purwoko, Rektor Universitas Cendrawasih Apolo Safanpo,serta Guru Besar IPDN Prof Ermaya Suradinata, dan Prof Sadu Wasistiono.

Seminar ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam rangka dies natalis IPDN ke-65 yang jatuh pada hari Rabu, tanggal 17 Maret 2021 nanti.

Dies natalis ke-65 IPDN mengusung tema “Meningkatkan Kualitas Pendidikan Melalui Inovasi untuk Mewujudkan Daya Saing di Tengah Pandemi COVID-19”. Seluruh rangkaian acara dies natalis IPDN diselenggarakan secara internal, terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 yang sangat ketat.

Seminar nasional ini juga dapat disaksikan secara streaming melalui youtube Humas IPDN. Seminar diikuti 10.492 orang peserta dan mendapat penghargaan dari Museum Dunia Rekor Indonesia (MURI).
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Raih Penghargaan Garda...
Raih Penghargaan Garda Kemanusiaan Aceh, Safrizal: Penanganan Bencana Kerja Kolaboratif
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Sultra Tembus Peringkat...
Sultra Tembus Peringkat Terbaik Nasional di Ajang Kemendagri
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Rekomendasi
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Berita Terkini
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved