Dies Natalis Ke-65, IPDN Gelar Seminar Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat
Senin, 15 Maret 2021 - 20:13 WIB
loading...
A
A
A
"IPDN di usia ke-65 ini akan terus berdedikasi memberikan pengabdian kepada masyarakat dengan inovasi-inovasi yang unggul. Salah satunya adalah dengan diselenggarakannya seminar nasional ini," ujarnya.
Hadi Prabowo menambahkan, fokus seminar nasional ini yakni mengidentifikasi permasalahan dalam penyelenggaraan otonomi khusus Papua dan Papua Barat. Selain itu melakukan analisis kritis terhadap permasalahan strategis dalam implementasi kebijakan penyelenggaraan otonomi khusus Papua dan Papua Barat dalam akselerasi Pembangunan dan kesejahteraan rakyat.
"Kami harap dengan adanya seminar ini, dapat merumuskan formula dan strategi yang efektif terkait percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua dan Papua Barat serta menghasilkan rekomendasi kebijakan sebagai masukan bagi perumusan rancangan Undang-Undang Otonomi Khusus Papua yang berorientasi pada optimalisasi penyelenggaraan otonomi khusus Papua dan Papua Barat," tandasnya.
Selain Mendagri dan Rektor IPDN, acara seminar nasional yang dipandu oleh Aviani Malik sebagai moderator acara ini, mengundang beberapa narasumber yang kompeten seperti Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik, Staf Khusus Kemendagri Kastorius Sinaga, Pansus Otonomi Khusus Papua DPR RI Komarudin Watubun, Anggota DPD RI Yorrys Raweyai, Gubernur Provinsi Papua Barat Dominggus Mandacan yang diwakili oleh Biro Otsus Fitalis Yumte.
Selain itu tokoh masyarakat Papua/Mantan Menteri Perhubungan Laksdya TNI (Purn) Freddy Numberi, peneliti otonomi khusus Papua dari UGM Bambang Purwoko, Rektor Universitas Cendrawasih Apolo Safanpo,serta Guru Besar IPDN Prof Ermaya Suradinata, dan Prof Sadu Wasistiono.
Hadi Prabowo menambahkan, fokus seminar nasional ini yakni mengidentifikasi permasalahan dalam penyelenggaraan otonomi khusus Papua dan Papua Barat. Selain itu melakukan analisis kritis terhadap permasalahan strategis dalam implementasi kebijakan penyelenggaraan otonomi khusus Papua dan Papua Barat dalam akselerasi Pembangunan dan kesejahteraan rakyat.
"Kami harap dengan adanya seminar ini, dapat merumuskan formula dan strategi yang efektif terkait percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua dan Papua Barat serta menghasilkan rekomendasi kebijakan sebagai masukan bagi perumusan rancangan Undang-Undang Otonomi Khusus Papua yang berorientasi pada optimalisasi penyelenggaraan otonomi khusus Papua dan Papua Barat," tandasnya.
Selain Mendagri dan Rektor IPDN, acara seminar nasional yang dipandu oleh Aviani Malik sebagai moderator acara ini, mengundang beberapa narasumber yang kompeten seperti Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik, Staf Khusus Kemendagri Kastorius Sinaga, Pansus Otonomi Khusus Papua DPR RI Komarudin Watubun, Anggota DPD RI Yorrys Raweyai, Gubernur Provinsi Papua Barat Dominggus Mandacan yang diwakili oleh Biro Otsus Fitalis Yumte.
Selain itu tokoh masyarakat Papua/Mantan Menteri Perhubungan Laksdya TNI (Purn) Freddy Numberi, peneliti otonomi khusus Papua dari UGM Bambang Purwoko, Rektor Universitas Cendrawasih Apolo Safanpo,serta Guru Besar IPDN Prof Ermaya Suradinata, dan Prof Sadu Wasistiono.
Lihat Juga :