Mahasiswa Papua di Salatiga Buat Pernyataan Tolak Miras
Senin, 15 Maret 2021 - 10:10 WIB
loading...
A
A
A
“Kita harus saling peduli terhadap sesama, agar tetap saling peduli antar sesama mahasiswa Papua. Kita juga harus meningkatkan rasa syukur kita kepada tuhan, dengan peduli terhadap diri sendiri dan orang lain,” kata Paulus Sudiyo.
Perwakilan Badan Pengurus Harian, Immanuel Mimin mengungkapkan, bahwa kejadian ini adalah musibah bagi masyarakat Indonesia dan juga sejarah, bahwa kejadian tersebut pertama kali terjadi di Salatiga.
“Kami turut belasungkawa atas meninggalnya adik-adik kami mahasiswa Papua. Semoga kejadian ini tidak terulang di Kota Salatiga. Kami juga mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan yang diberikan semua pihak terhadap kelancaran proses pemakaman ketiga adik kami ini,” ucap Immanuel Mimin.
Sementara itu, tokoh Papua di Salatiga Melkior N. N Sitokdana mengatakan, minuman keras adalah salah satu alat memusnahkan manuasia Papua. Itu fakta yang terjadi saat ini di Papua.
“Jadilah agen perubahan untuk tanah Papua, setiap pribadi harus sadar dan berwibawa, intelktuak serta berkarakter, untuk membangun tanah papua. Budaya Papua laki laki harus mewariskan keturunan yang mematikan peradaban papua adalah orang papua sendiri,” ucap Melkior.
Melkior meminta kepada semua saudaranya jangan pernah memutus peradaban Papua. Kualitas anak anak harus lebih dari semua sebagai orang yang terdidik dan berintelek, mari bersama memajukan Papua, jangan sampai orang mabuk identik dengan orang Papua.
Perwakilan Badan Pengurus Harian, Immanuel Mimin mengungkapkan, bahwa kejadian ini adalah musibah bagi masyarakat Indonesia dan juga sejarah, bahwa kejadian tersebut pertama kali terjadi di Salatiga.
“Kami turut belasungkawa atas meninggalnya adik-adik kami mahasiswa Papua. Semoga kejadian ini tidak terulang di Kota Salatiga. Kami juga mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan yang diberikan semua pihak terhadap kelancaran proses pemakaman ketiga adik kami ini,” ucap Immanuel Mimin.
Sementara itu, tokoh Papua di Salatiga Melkior N. N Sitokdana mengatakan, minuman keras adalah salah satu alat memusnahkan manuasia Papua. Itu fakta yang terjadi saat ini di Papua.
“Jadilah agen perubahan untuk tanah Papua, setiap pribadi harus sadar dan berwibawa, intelktuak serta berkarakter, untuk membangun tanah papua. Budaya Papua laki laki harus mewariskan keturunan yang mematikan peradaban papua adalah orang papua sendiri,” ucap Melkior.
Melkior meminta kepada semua saudaranya jangan pernah memutus peradaban Papua. Kualitas anak anak harus lebih dari semua sebagai orang yang terdidik dan berintelek, mari bersama memajukan Papua, jangan sampai orang mabuk identik dengan orang Papua.
Lihat Juga :