Pos Indonesia Berikan Bantuan Bocah SD Tulang Punggung Keluarga
Minggu, 14 Maret 2021 - 04:02 WIB
loading...
A
A
A
Keduanya hanya bisa terbaring di rumah mereka saja. Benediktus terbaring di atas pelupuh bambu dan hanya beralaskan karung berisi kapuk. Sementara ibunya terbaring di ruang tamu, hanya beralaskan beberapa lembar papan.
Hal itu mendorong Risalianus untuk mengurus kedua orang tuanya sembari sekolah, dan mencari nafkah. Anak sulung itu harus membagi waktu untuk mengurus makan dan minum, membersihkan kotoran kedua orang tuanya, dan memungut kemiri di kebun.
Keluarga itu memiliki kebun yang ditanami kopi dan kemiri. Uang hasil penjualan kemiri digunakan untuk membeli beras, sabun, dan berbagai kebutuhan lainnya.
Selain dari hasil penjualan kemiri. keluarga itu juga bergantung dari belas kasih tetangga dan komunitas berbasis gerejani (KBG), kelompok doa di tingkat keluarga.
Rumah keluarga itu masih berlantai tanah. Dapurnya juga sudah sangat reot. Jika hujan maka rumah tesebut menjadi sangat becek, sehingga sulit untuk memasak.
Hal itu mendorong Risalianus untuk mengurus kedua orang tuanya sembari sekolah, dan mencari nafkah. Anak sulung itu harus membagi waktu untuk mengurus makan dan minum, membersihkan kotoran kedua orang tuanya, dan memungut kemiri di kebun.
Keluarga itu memiliki kebun yang ditanami kopi dan kemiri. Uang hasil penjualan kemiri digunakan untuk membeli beras, sabun, dan berbagai kebutuhan lainnya.
Selain dari hasil penjualan kemiri. keluarga itu juga bergantung dari belas kasih tetangga dan komunitas berbasis gerejani (KBG), kelompok doa di tingkat keluarga.
Rumah keluarga itu masih berlantai tanah. Dapurnya juga sudah sangat reot. Jika hujan maka rumah tesebut menjadi sangat becek, sehingga sulit untuk memasak.
(nth)
Lihat Juga :