130 Anak Yatim Diajak Merasakan Belanja di Mall Mewah di Karawaci
Minggu, 14 Maret 2021 - 17:46 WIB
loading...
A
A
A
Komisaris PT Expro Nusantara Raya Harry Juanda mengatakan, karena masih dalam situasi pandemi COVID-19, kegiatan berbelanja bersama 130 anak yatim ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Selain semuanya mengenakan masker, anak-anak yatim ini pun tidak akan berbelanja secara bersamaan dan berkerumun, melainkan akan dibagi menjadi beberapa group kecil yang diawasi dan diarahkan oleh sales promotion girl (SPG).
Waktu untuk berbelanja dibatasi mulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIB. Tiap anak diperbolehkan memilih sendiri pakaian yang ingin dibelinya. Yakni terdiri dari 1 stel pakaian muslim dan 1 stel pakaian bermain. Selama mereka berbelanja, Matahari Departement Store Lippo Karawaci akan ditutup untuk umum.
Kenapa mengajak anak yatim berbelanja? Menurut Harry, sebab tidak pernah merasakan bagaimana berbelanja di mall besar yang mewah. Ada pun pengalaman yang pernah mereka rasakan adalah berbelanja di pasar malam atau pasar tradisional.
“Kegiatan ini dimaksudkan sebagai wujud berbagi kebahagiaan dengan sesama yang kurang beruntung. Ini merupakan wujud dari kepedulian kita sebagai manusia. Kesadaran inilah yang mendorong mengajak anak yatim berbelanja di Matahari Supermall Karawaci,” pungkas dia.
Selain semuanya mengenakan masker, anak-anak yatim ini pun tidak akan berbelanja secara bersamaan dan berkerumun, melainkan akan dibagi menjadi beberapa group kecil yang diawasi dan diarahkan oleh sales promotion girl (SPG).
Waktu untuk berbelanja dibatasi mulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIB. Tiap anak diperbolehkan memilih sendiri pakaian yang ingin dibelinya. Yakni terdiri dari 1 stel pakaian muslim dan 1 stel pakaian bermain. Selama mereka berbelanja, Matahari Departement Store Lippo Karawaci akan ditutup untuk umum.
Kenapa mengajak anak yatim berbelanja? Menurut Harry, sebab tidak pernah merasakan bagaimana berbelanja di mall besar yang mewah. Ada pun pengalaman yang pernah mereka rasakan adalah berbelanja di pasar malam atau pasar tradisional.
“Kegiatan ini dimaksudkan sebagai wujud berbagi kebahagiaan dengan sesama yang kurang beruntung. Ini merupakan wujud dari kepedulian kita sebagai manusia. Kesadaran inilah yang mendorong mengajak anak yatim berbelanja di Matahari Supermall Karawaci,” pungkas dia.
(nth)
Lihat Juga :