Munculnya Macan Putih di Makam Raja Singasari Candi Mleri Blitar Menggemparkan

Minggu, 14 Maret 2021 - 19:05 WIB
loading...
A A A
Mleri menjadi kawasan Mandala Karesian atau pusat pertapaan dan pendidikan Kaum Resi (1120 Saka atau 1198 Masehi). Pada tahun 1237 saka atau selama 185 tahun (1315-1500 Masehi) di era Kerajaan Majapahit, Mleri menjadi tempat beribadah sekaligus tempat tinggal para resi. Prasasti Meleri (1091 Saka) dan Prasasti Subashita (1120 Saka) telah mengarsipkannya.

"Termasuk tempat pendharmaan Raja Wisnuwardhana atau Ranggawuni dari Kerajaan Singasari (1200 Masehi)," tambah Sunarni yang menjadi juru pelihara Candi Mleri sejak tahun 1988. Suasana kuno masih terasa. Batu batu candi, arca, tugu prasasti, lingga yoni, yang dikelilingi pepohonan besar, kemudian mata air, serta aroma kemenyan yang terbakar, memperkuat sisa sisa peninggalan desa kuno Mleri.

Terlihat sebatang pohon maja tua yang lagi berbuah. Tanaman yang mengilhami Raden Wijaya memberi nama Majapahit pada kerajaanya tersebut, tumbuh subur di sisi kanan pintu masuk candi Mleri. Sementara yang disebut pendharmaan atau penghormatan terhadap abu jenazah Raja Wisnuwardhana, bertempat di dalam bangunan cungkup yang bernama Kekunaan Mleri.

Saat masuk ruangan, Sunarni menunjuk sebuah makam yang berada di sisi kanan pintu masuk. Tampak kuburan kuno yang dibangun atas batu kuno. Posisinya membujur searah mata angin utara-selatan. Sekilas tidak berbeda dengan makam kuno yang banyak dijumpai di area pemakaman wali penyebar agama Islam. Selembar kain mori putih juga menyelubungi kedua nisannya.

Sayangnya, Sunarni tidak bisa menjelaskan lebih jauh. Ia hanya mengatakan, di makam itulah jenazah Raja Wisnuwardhana didharmakan. "Kalau makam yang sebelah kiri itu katanya istri selirnya," kata Sunarni menunjuk sebuah makam kuno lain di sisi kiri ruangan. Raja Wisnuwardhana atau Ranggawuni merupakan putra Raja Anusapati, yakni anak Ken Dedes dengan akuwu Tumapel Tunggul Ametung.

Dalam Pararaton disebutkan, berdirinya Kerajaan Singasari berawal dari gerakan kudeta Ken Arok yang menghabisi akuwu Tumapel Tunggul Ametung. Selanjutnya dengan disokong kaum brahmana, Ken Arok menggulingkan kekuasaan Raja Kadiri Prabu Kertajaya (1222). Ken Arok lantas mendirikan Kerajaan Singasari dan memakai gelar Kertarajasa atau Amurwabhumi.

Ken Arok terbunuh oleh keris Empu Gandring yang ditikamkan seorang abdi Pangalasan dari Desa Batil (1169 Saka atau 1247 Masehi). Ken Arok dicandikan di Kagenengan. Anusapati, putra tirinya, naik tahta menggantikan. Di masa itu, Kerajaan Singasari terbelah dua, yakni Kerajaan Singasari yang diperintah Anusapati, dan Kerajaan Kadiri yang dirajai Mahesa Wonga Teleng, putra Ken Arok hasil perkawinannya dengan Ken Dedes.

Sementara Ranggawuni atau Wisnuwardhana dinobatkan sebagai Raja Singasari setelah menggulingkan Panji Tohjaya yang sebelumnya menghabisi Anusapati (1170 Saka atau 1248 Masehi). Panji Tohjaya merupakan anak hasil pernikahan Ken Arok dengan Ken Umang. Penikaman keris Empu Gandring dilakukan Tohjaya di saat Raja Anusapati asyik menyabung ayam.

Dari Wisnuwardhana yang menikah dengan permaisuri Waning Hyun kelak lahir Kertanegara, raja terakhir Singasari yang melahirkan konsep penyatuan kerajaan nusantara. Kertanegara juga mertua Raden Wijaya, pendiri Kerajaan Majapahit. Di era Raja Wisnuwardhana, dibangun pelabuhan di kawasan Sungai Brantas. Lokasinya tidak jauh dari wilayah Mojokerto. Pelabuhan tersebut terkenal bernama Canggu. Wisnuwardhana mangkat pada 1192 Saka atau 1270 Masehi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Petugas Lapas Blitar...
2 Petugas Lapas Blitar Diperiksa terkait Dugaan Jual Beli Sel Khusus Rp100 Juta
Unitomo Pemberdayaan...
Unitomo Pemberdayaan Kewirausahaan dan Manajemen Koperasi Ponpes Ibnu Mas’ud Blitar
Pramono Ngaku Harimau...
Pramono Ngaku Harimau Kurus yang Viral Miliknya: Mungkin Kangen Sama Saya
Siswa SMP di Blitar...
Siswa SMP di Blitar Jadi Korban Bullying Massal, Sahroni Minta Polisi Putus Mata Rantai Kekerasan Anak
Memilukan! Siswa SMP...
Memilukan! Siswa SMP di Blitar Jadi Korban Bullying Massal
Potret Pramono Anung...
Potret Pramono Anung Dampingi Megawati Soekarnoputri Ziarah Makam Bung Karno
Dari Rasa Penasaran...
Dari Rasa Penasaran Menjadi Inspirasi, Inilah Kisah Hery Lain Sisi
Tari Jaipong dan Kisah...
Tari Jaipong dan Kisah yang Mengikat, Cerita di Balik Gemulai Indah Tarian
Misteri di Awal Kemunculan,...
Misteri di Awal Kemunculan, Tari Jaipong dan Kisah di Baliknya
Rekomendasi
Ketua Umum Partai Perindo...
Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo Hadiri Harlah ke-28 PKB di JCC Malam Ini
Kemhan Bakal Datangkan...
Kemhan Bakal Datangkan Helikopter AW149 dan 12 Pesawat Tempur dari Italia
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Berita Terkini
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved