Setahun Dipotong Alasan COVID-19, Karyawan PT EJM Demo Minta Gaji Disesuaikan Lagi

loading...
Setahun Dipotong Alasan COVID-19, Karyawan PT EJM Demo Minta Gaji Disesuaikan Lagi
Puluhan karyawan PT Erakarya Jatayu Mas (EJM) berunjukrasa dan berorasi di pintu gerbang perusahaan di Jalan Amal Luhur, Medan, Sumatera Utara. (Foto: SINDONews/Ahmad Ridwan)
MEDAN - Puluhan karyawan PT Erakarya Jatayu Mas (EJM) berunjukrasa dan berorasi di pintu gerbang perusahaan di Jalan Amal Luhur, Medan , Sumatera Utara. Pekerja menuntut managemen perusahaan untuk kembali menerapkan jam operasional sekaligus mengembalikan gaji sesuai UMK sebesar Rp3,3 juta, Jumat (12/3/2021). Baca juga: Lambat respon Kubu AHY, Pemerintah Dinilai Nikmati Kisruh Demokrat

Unjukrasa pekerja perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan sawit ini berlangsung damai, di bawah pengawalan petugas security. Namun hingga orasi selesai, tak seorangpun pihak perusahaan berkenan menemui pendemo yang membentangkan spanduk berisi sejumlah tuntan.

Baca juga: Terdampak La Nina, Ekspor Karet di Sumatera Utara Anjlok

Koordinator aksi, Bambang Wahyudiyono mengatakan, sebelum pandemi pekerja digaji sesuai UMK Medan sebesar Ro3,3 juta. Namun dengan alasan pandemi, managejen mengurangi gaji menjadi Rp2,4 juta. Kebijakan ini tentnya tidak sesuai UU Ketenagakerjaan Pasal 89 Ayat 3 UU NO 13 Tahun 2003 dan Pergub Sumut untuk Kabupaten/Kota yang menetapkan UMK Rp3,3 juta perbulan.



"Sudah setahun gaji kami dari UMK dikurangi menjadi Rp,24 juta. Ada pengurangan kurang lebih Rp900 ribu setiap bulan dengan alasan pandemi. Kalau gaji kami dikurangi, ekonomi keluarga kami terganggu dan kemana harus kami cari kekurangannya," sebut pekerja. Baca juga: Agen Ronaldo Bujuk Madrid Bahas Peluang Pulang ke Bernabeu
(zai)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top