Ikut Jadi Korban, Sopir Bus Masuk Jurang di Sumedang Dimakamkan di TPU Cikutra Bandung
Kamis, 11 Maret 2021 - 19:02 WIB
loading...
Pemakaman almarhum Yudiawan, sopir bus pariwisata yang mengalami kecelakaan, di TPU Cikutra, Kota Bandung, Kamis (11/3/2021). Foto/iNews TV/Ervan David
A
A
A
BANDUNG - Suasana duka menyelimuti keluarga Yudiawan (42), sopir bus pariwisata Sri Padma Kencana T 7591 TB yang mengalami kecelakaan masuk jurang di Tanjakan Cae Kawung Luwuk, Wado, Sumedang.
Baca juga: Bus Pariwisata Terjun ke Jurang di Sumedang, Belasan Penumpang Tewas
Rumah duka di kawasan Neglasari, Cibeunying Kaler, Kota Bandung didatangi keluarga dan kerabat. Keluarga memakamkan almarhum Yudiawan di TPU Cikutra, Kamis (11/3/2021) sore. Yudiawan meninggal dunia dalam kecelakaan bus yang membawa rombongan peziarah pada Rabu (10/2021) malam.
Baca juga: Kisah Angker Tanjakan Cae Sumedang, Sejak Dulu Warga Takut Melintas saat Magrib
Pihak keluarga baru mengetahui almarhum meninggal setelah melihat berita di media sosial. Menurut Deni, adik kandung almarhum, kakaknya baru bisa dievakuasi pada pukul 02.00 WIB.
“Almarhum Yudiawan meninggalkan satu istri dan dua anak,” katanya. Saat ini keluarga sudah menerima santunan dari berbagai instansi terkait.
Diketahui bus pariwisata Sri Padma Kencana mengantar rombongan dari SMP IT Al Muawwanah, Cisalak, Subang ziarah ke Pamijahan, Tasikmalaya. Bus melaju dari arah Malangbong menuju Wado, Rabu (10/3/2021). Sekitar pukul 18.20 WIB, saat melintasi tanjakan Cae Kawung Luwuk, Sumedang, bus mengalami kecelakaan dan masuk jurang sedalam 25 meter. Kecelakaan ini menyebabkan 27 orang meninggal dunia.
Baca juga: Bus Pariwisata Terjun ke Jurang di Sumedang, Belasan Penumpang Tewas
Rumah duka di kawasan Neglasari, Cibeunying Kaler, Kota Bandung didatangi keluarga dan kerabat. Keluarga memakamkan almarhum Yudiawan di TPU Cikutra, Kamis (11/3/2021) sore. Yudiawan meninggal dunia dalam kecelakaan bus yang membawa rombongan peziarah pada Rabu (10/2021) malam.
Baca juga: Kisah Angker Tanjakan Cae Sumedang, Sejak Dulu Warga Takut Melintas saat Magrib
Pihak keluarga baru mengetahui almarhum meninggal setelah melihat berita di media sosial. Menurut Deni, adik kandung almarhum, kakaknya baru bisa dievakuasi pada pukul 02.00 WIB.
“Almarhum Yudiawan meninggalkan satu istri dan dua anak,” katanya. Saat ini keluarga sudah menerima santunan dari berbagai instansi terkait.
Diketahui bus pariwisata Sri Padma Kencana mengantar rombongan dari SMP IT Al Muawwanah, Cisalak, Subang ziarah ke Pamijahan, Tasikmalaya. Bus melaju dari arah Malangbong menuju Wado, Rabu (10/3/2021). Sekitar pukul 18.20 WIB, saat melintasi tanjakan Cae Kawung Luwuk, Sumedang, bus mengalami kecelakaan dan masuk jurang sedalam 25 meter. Kecelakaan ini menyebabkan 27 orang meninggal dunia.
(shf)
Lihat Juga :