Kisah Angker Tanjakan Cae Sumedang, Sejak Dulu Warga Takut Melintas saat Magrib
Kamis, 11 Maret 2021 - 14:23 WIB
loading...
A
A
A
Belum lagi rentetan kejadian kecekaan lainnya yang menyebabkan korban tewas dan luka-luka, seperti peristiwa kecelakaan bus rombongan penganten pada Sabtu 23 Juni 2018 lalu yang terbalik dan mengakibatkan satu penumpangnya tewas serta kecelakaan lainnya yang melibatkan kendaraan pribadi hingga sepeda motor.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar, Hery Antasari mengakui bahwa Tanjakan Cae merupakan jalur rawan kecelakaan. Menurutnya, tingkat kerawanan Tanjakan Cae sama halnya seperti Tanjakan Panganten di Kabupaten Garut dan Tanjakan Emen di Kabupaten Subang yang juga kerap memakan korban jiwa.
Hery yang mengaku tengah berada di lokasi kejadian kecelakaan bus Sri Padma Kencana mengungkapkan, pihaknya bersama kepolisian, Ditjen Hubdat, KNKT, dan Jasa Raharja tengah melakukan rekontruksi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.
"Kita di sini masih olah TKP (tempat kejadian perkara)," ungkap Hery, Kamis (11/3/2021).
Hery pun memaparkan sejumlah indikasi terkait penyebab kecelakaan tersebut, salah satunya pemahaman sopir bus tentang kondisi Tanjakan Cae mengingat bus pariwisata nahas tersebut bukanlah bus reguler yang selalu melintasi Tanjakan Cae.
"Biasanya, jika pengemudi memiliki pemahaman soal rute, mereka bisa mengantisipasi (kecelakaan)," katanya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar, Hery Antasari mengakui bahwa Tanjakan Cae merupakan jalur rawan kecelakaan. Menurutnya, tingkat kerawanan Tanjakan Cae sama halnya seperti Tanjakan Panganten di Kabupaten Garut dan Tanjakan Emen di Kabupaten Subang yang juga kerap memakan korban jiwa.
Hery yang mengaku tengah berada di lokasi kejadian kecelakaan bus Sri Padma Kencana mengungkapkan, pihaknya bersama kepolisian, Ditjen Hubdat, KNKT, dan Jasa Raharja tengah melakukan rekontruksi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.
"Kita di sini masih olah TKP (tempat kejadian perkara)," ungkap Hery, Kamis (11/3/2021).
Hery pun memaparkan sejumlah indikasi terkait penyebab kecelakaan tersebut, salah satunya pemahaman sopir bus tentang kondisi Tanjakan Cae mengingat bus pariwisata nahas tersebut bukanlah bus reguler yang selalu melintasi Tanjakan Cae.
"Biasanya, jika pengemudi memiliki pemahaman soal rute, mereka bisa mengantisipasi (kecelakaan)," katanya.
(shf)
Lihat Juga :