Penghitungan Pengamat, Harga BBM Seharusnya Bisa Diturunkan

Sabtu, 18 April 2020 - 10:44 WIB
loading...
Penghitungan Pengamat,...
foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Saat ini harga minyak dunia berada dalam level terendah sejak 18 tahun terakhir. Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Mei jatuh US$3,85 atau 13,4% ke posisi US$24,88 per barel.

Sementara, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April anjlok US$6,58 atau 24,4 persen menjadi US$20,37 per barel. Minyak Brent merosot lebih dari 50 persen dalam 10 hari terakhir.

Melemahnya harga minyak dunia membuat sebagian masyarakat mempertanyakan harga BBM di Indonesia yang belum juga turun.
Komaidi Notonegoro, Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, menyatakan bahwa komponen penentu harga BBM di Tanah Air tak hanya harga minyak mentah dunia, tapi juga kurs rupiah terhadap dolar. "Mungkin karena kurs juga melemah cukup besar sehingga penurunan (harga BBM) masih dilakukan perhitungan," katanya kepada SIndonews, Sabtu (18/4/2020).

Menurut Komaidi, setiap kurs melemah Rp 100 per dolar, maka harga BBM naik sebesar Rp 100 per liter. Begitu pula sebaliknya. "Setiap harga minyak melemah US$ 1 dolar per barel, maka harga BBM akan turun Rp 100 per liter," jelasnya.

Nah berdasarkan catatan pemerintah, harga rata-rata ICP (Indonesian Crude Price) pada Maret berada di angka US$ 34 per barel sehingga ada selisih sebesar US$ 19 dengan asumsi harga minyak dalam APBN yang ditetapkan sebesar US$ 63 per barel. ( Baca: Luhut Tolak Permintaan Lima Kepala Daerah untuk Setop KRL )

Sementara, kurs rupiah juga melemah dari posisi Rp 14.400 ke posisi 16.363 per dolar, seperti yang ditetapkan oleh pemerintah dalam asumsinya. Maka, perhitungan selisih kurs dan pelemahan rupiah terlihat sama. Rp 1.900 -Rp 1.900 = 0. "Jadi tidak bisa turun karena naik dan turun impas," kata Komaidi.

Komaidi menyatakan bahwa, semua angka itu dihitung berdasarkan realisasi rata-rata harga spot per Maret. Sementara, jika mengacu pada harga rata-rata ICP dan kurs rupiah BI selama periode Januari sampai Maret, seharusnya harga BBM berpotensi bisa diturunkan.

Realisasi rata-rata ICP (Januari-Maret) sebesar US$ 52,07 per barel, sedangkan kurs BI di periode yang sama menguat senilai Rp 165. Penurunan itu mengacu pada asumsi pemerintah terkait harga minyak dan kurs rupiah dalam APBN yang ditetapkan sebesar US$ 63 per barel dan Rp 14.400 per dolar.

"Jika mengacu pada ICP harga BBM turun Rp 1.100/liter, sedangkan dari kurs rupiah turun Rp 1.300 per liter. Seharus harga BBM sudah turun," jelas Komaidi.

Namun, ditegaskannya, penurunan itu memang tak bisa dieksekusi secepatnya oleh Pertamina, sebab belum tentu mereka mendapatkan harga tersebut. Harus dilihat lagi, pada angka berapa Pertamina mendapatkan harga pengadaan BBM-nya.
(ihs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Temui Konstituen, Misbakhun...
Temui Konstituen, Misbakhun Beber Upaya Prabowo dan Bahlil Pertahankan BBM Bersubsidi
DPRD DKI: Kebijakan...
DPRD DKI: Kebijakan Prabowo Tak Naikkan Harga BBM Beri Ketenangan bagi Masyarakat
Pertamina Retail Gelar...
Pertamina Retail Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di SPBU Jakarta dan Bekasi
Gelar Bazar di Wikenfes...
Gelar Bazar di Wikenfes 2025, Pertamina Regional Jabar Barat Komitmen Majukan UMKM
Ratusan SPBU Coco Bagikan...
Ratusan SPBU Coco Bagikan Takjil untuk Konsumen selama Ramadan
13 Kampus di Pulau Jawa...
13 Kampus di Pulau Jawa hingga Bali Didorong Berpartisipasi dalam Program DEB
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Harga BBM di India Melonjak...
Harga BBM di India Melonjak Tajam, Naik Tiga Kali dalam Delapan Hari
Rekomendasi
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Oditur Militer Sampaikan...
Oditur Militer Sampaikan 12 Poin Replik Terkait Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus
Dipersulit Sarwendah...
Dipersulit Sarwendah Ketemu Anak, Ruben Onsu Banjir Dukungan dari Teman Artis
Berita Terkini
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved