Soal Joget Wali Kota Blitar Dengan Wanita Seksi, DPRD: Prokes Berlaku Semua
Senin, 08 Maret 2021 - 11:08 WIB
loading...
A
A
A
Totok juga menyinggung soal klarifikasi Wali Kota Santoso terkait beredarnya video pesta tasyakuran tersebut. Menurutnya, masyarakat yang melihat tayangan video tersebut sudah bisa mencermati dan membuat penilaiannya sendiri. Kendati demikian, sebagai legislatif ia menyerahkan penanganan persoalan kepada Satgas COVID-19 .
"Saya tidak menyerang siapa-siapa. Masyarakat sudah bisa melihat sendiri fakta yang terekam seperti apa," pungkas Totok. Sementara saat dikonfirmasi, Wali Kota Blitar Santoso tidak membantah adanya pesta tersebut. Santoso mengatakan, kegiatan yang berlangsung adalah acara tasyakuran yang sudah lama ditunggu para relawan pilkada. Baca juga: Pemeriksaan Joget Wali Kota Blitar dengan Wanita Seksi, Polisi: Acara Spontan Relawan
"Itu kegiatan tasyakuran yang sudah lama ditunggu oleh relawan," kata Santoso kepada Sindonews.com. Santoso juga mengatakan, jumlah mereka yang hadir dalam kegiatan tasyakuran tersebut, tidak melebihi 50 orang. Sementara kapasitas ruangan yang dipakai tasyakuran, kata dia 600 orang.
"Jumlahnya tidak lebih dari 50 orang dari kapasitas ruang 600 orang," tambah Santoso menjelaskan. Mengenai protokol kesehatan selama berlangsungnya acara, Santoso juga mengatakan, pihaknya sudah menghimbau kepada para peserta untuk melaksanakan protokol kesehatan. "Kita sudah menghimbau kepada peserta untuk protokol kesehatan. Acara kita mulai jam 8 dan jam 10 sudah selesai," terang Santoso
"Saya tidak menyerang siapa-siapa. Masyarakat sudah bisa melihat sendiri fakta yang terekam seperti apa," pungkas Totok. Sementara saat dikonfirmasi, Wali Kota Blitar Santoso tidak membantah adanya pesta tersebut. Santoso mengatakan, kegiatan yang berlangsung adalah acara tasyakuran yang sudah lama ditunggu para relawan pilkada. Baca juga: Pemeriksaan Joget Wali Kota Blitar dengan Wanita Seksi, Polisi: Acara Spontan Relawan
"Itu kegiatan tasyakuran yang sudah lama ditunggu oleh relawan," kata Santoso kepada Sindonews.com. Santoso juga mengatakan, jumlah mereka yang hadir dalam kegiatan tasyakuran tersebut, tidak melebihi 50 orang. Sementara kapasitas ruangan yang dipakai tasyakuran, kata dia 600 orang.
"Jumlahnya tidak lebih dari 50 orang dari kapasitas ruang 600 orang," tambah Santoso menjelaskan. Mengenai protokol kesehatan selama berlangsungnya acara, Santoso juga mengatakan, pihaknya sudah menghimbau kepada para peserta untuk melaksanakan protokol kesehatan. "Kita sudah menghimbau kepada peserta untuk protokol kesehatan. Acara kita mulai jam 8 dan jam 10 sudah selesai," terang Santoso
(don)
Lihat Juga :