1.000 Lebih ABK Positif Corona, Kapal Induk Nuklir Prancis Lumpuh

Sabtu, 18 April 2020 - 09:35 WIB
loading...
1.000 Lebih ABK Positif...
Kapal induk bertenaga nuklir milik Prancis, Charles de Gaulle. Foto/REUTERS/Jean-Paul Pelissier
A A A
PARIS - Operasional Charles de Gaulle, kapal induk bertenaga nuklir milik Prancis, lumpuh total setelah lebih dari 1.000 anak buah kapal (ABK) positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19.

Angkatan Laut Perancis sedang menyelidiki bagaimana virus itu bisa menginfeksi banyak pelaut di atas kapal induk raksasa tersebut. Investigasi diluncurkan di tengah meningkatnya tekanan terhadap para pemimpin pemerintah untuk menjelaskan bagaimana hal itu bisa terjadi.

Kapal induk—terbesar dan satu-satunya yang dimiliki Prancis—dan kapal Angkatan Laut lainnya yang ikut mengawal, sedang menjalani proses desinfeksi yang panjang sejak kembali ke pangkalan di Toulon lima hari lalu.

Satu orang tetap dalam perawatan intensif dan sekitar 20 lainnya dirawat di rumah sakit. Demikian disampaikan juru bicara Angkatan Laut, Eric Lavault, kepada The Associated Press.

Dua dari empat pelaut Amerika Serikat (AS) yang ikut bertugas di Charles de Gaulle sebagai bagian dari program pertukaran juga dinyatakan positif COVID-19. Data ini bersumber dari Angkatan Laut AS.

Lavault juga menyebut ada seorang pelaut Inggris di kelompok tempur kapal induk tersebut yang diduga ikut terpapar virus. Namun, dia menolak untuk mengungkapkan status kesehatan sang pelaut.

Lavault bersikeras bahwa komandan kapal induk Charles de Gaulle berusaha untuk meningkatkan jarak fisik di antara para kru di kapal, di mana tidak ada peralatan tes dan selama hampir tiga bulan beroperasi tidak ada masker.

"Sangat sulit untuk menerapkan langkah-langkah social distancing pada kapal perang," kata Lavault yang dilansir Sabtu (18/4/2020). "Tetapi keamanan kru adalah perhatian pertama. Kapal perang, terutama kapal induk, tidak ada artinya tanpa awaknya."

Wabah serupa melanda kapal induk bertenaga nuklir USS Theodore Roosevelt milik AS. Wabah itu telah memicu perselisihan tentang bagaimana krisis kesehatan di laut ditangani dan menyebabkan pemecatan kaptennya dan pengunduran diri sekretaris Angkatan Laut AS bulan ini.

Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly mengatakan kepada anggota parlemen bahwa 1.081 dari 2.300 orang di atas kapal Charles de Gaulle dan kapal pengawalnya telah positif terinfeksi COVID-19.

Ketika virus melumpuhkan kapal induk, Parly mengatakan; "Jika tidak, pasukan kami terus memastikan pertahanan negara kami di laut, di bawah laut, di darat dan di udara."

Investigasi diluncurkan untuk menelusuri kembali jalur kru kapal induk. Lavault mencatat bahwa kapal induk awalnya berada pelabuhan Brest Prancis, di Samudra Atlantik.

Kemudian di Laut Utara untuk misi diplomasi Angkatan Laut dengan mitra NATO, dan telah berhenti di Siprus selama operasi di Laut Mediterania bagian timur bergabung dalam perang melawan kelompok ISIS.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warganya Dibegal di...
Warganya Dibegal di Sunda Kelapa, Pemerintah Prancis Apresiasi Respons Cepat Polri
Pencarian WNA Prancis...
Pencarian WNA Prancis Hilang di Gunung Batukaru Masuki Hari Ketujuh, Belum Ada Tanda-tanda Ditemukan
WNA Asal Prancis Tewas...
WNA Asal Prancis Tewas Tenggelam di Pantai Walur Pesisir Barat
Gagal Nyalip, Bule Prancis...
Gagal Nyalip, Bule Prancis Tewas Kecelakaan di Sleman
Turis Prancis Terbawa...
Turis Prancis Terbawa Arus Palung Pantai Parangtritis, Penyelamatan Berlangsung Dramatis
Kejari Semarang Ringkus...
Kejari Semarang Ringkus WN Prancis Buronan Kasus Pidana Keimigrasian
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Rekomendasi
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Papan Tulis Sakti Jepang...
Papan Tulis Sakti Jepang Bikin Belanda Mandek
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Berita Terkini
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Buka Peluang Global,...
Buka Peluang Global, BRImo Kini Hadirkan Reksa Dana USD Batavia untuk Investor
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Infografis
Siapa Lebih Unggul Pakistan...
Siapa Lebih Unggul Pakistan atau India dalam Senjata Nuklir?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved