Kekanak-kanakan, Anggota Fraksi PPP DPRD Kabupaten Bima Banting Meja Saat Paripurna
Sabtu, 06 Maret 2021 - 06:20 WIB
loading...
A
A
A
Diketahuinya, rapat paripurna tersebut bukan membahas hal yang krusial dan strategis, namun hanya mendengar pidato Bupati Bima, Indah Dhamayanti Putri, yang terpilih kembali pada periode kedua.
Baca juga: Banjar Gempar, Pria 70 Tahun Siksa Anak Kandungnya Demi Dapat Layanan Seks 3 Kali Sehari
Akan tetapi diakhir rapat, yang bersangkutan mengajukan interupsi pada Ketua DPRD Kabupaten Bima selaku pimpinan rapat paripurna. Karena tak digubris sebab pimpinan rapat tengah membacakan kesimpulan akhir, tiba-tiba Ardiwin bersikap gaduh dengan membanting meja hingga kacanya pecah.
"Kejadian ini memang harus disikapi hingga perlu dilaporkan ke DPP PPP. Karena perbuatan anggota dewan Dapil 6 ini, membuat malu partai . Dan saya tegaskan, yang bersangkutan itu bukanlah kader murni PPP. Ia hanya masuk PPP saat mencalonkan diri waktu Caleg. Jadi, saat ini GPK sedang koordinasi dengan pengurus DPC PPP untuk segera bertindak," tegasnya.
![Kekanak-kanakan, Anggota Fraksi PPP DPRD Kabupaten Bima Banting Meja Saat Paripurna]()
Sebagai organisasi sayap PPP, Syarifuddin menyarankan agar semua kader partai berlambang Kabah haruslah melihat konteks persoalan jika ingin berbuat. Mengamuk dalam hal sepela, bukanlah sikap yang terpuji apalagi anggota DPRD adalah panutan publik.
Baca juga: Wanita Muda Gemparkan Banjarnegara, Tega Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap ke Waduk
Baca juga: Banjar Gempar, Pria 70 Tahun Siksa Anak Kandungnya Demi Dapat Layanan Seks 3 Kali Sehari
Akan tetapi diakhir rapat, yang bersangkutan mengajukan interupsi pada Ketua DPRD Kabupaten Bima selaku pimpinan rapat paripurna. Karena tak digubris sebab pimpinan rapat tengah membacakan kesimpulan akhir, tiba-tiba Ardiwin bersikap gaduh dengan membanting meja hingga kacanya pecah.
"Kejadian ini memang harus disikapi hingga perlu dilaporkan ke DPP PPP. Karena perbuatan anggota dewan Dapil 6 ini, membuat malu partai . Dan saya tegaskan, yang bersangkutan itu bukanlah kader murni PPP. Ia hanya masuk PPP saat mencalonkan diri waktu Caleg. Jadi, saat ini GPK sedang koordinasi dengan pengurus DPC PPP untuk segera bertindak," tegasnya.

Sebagai organisasi sayap PPP, Syarifuddin menyarankan agar semua kader partai berlambang Kabah haruslah melihat konteks persoalan jika ingin berbuat. Mengamuk dalam hal sepela, bukanlah sikap yang terpuji apalagi anggota DPRD adalah panutan publik.
Baca juga: Wanita Muda Gemparkan Banjarnegara, Tega Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap ke Waduk
Lihat Juga :