Pembagian Zakat untuk 480 Abdi Dalem Tanpa Tausiah Ulama Keraton
Senin, 18 Mei 2020 - 21:58 WIB
loading...
A
A
A
Ketua LDA Keraton Solo GKR Wandansari Koes Moertiyah (Gusti Moeng) mengemukakan, pembagian zakat fitrah kepada abdi dalem merupakan tradisi yang sudah berlangsung sejak raja raja terdahulu.
Hal ini juga sebuah kewajiban kerabat keraton untuk memberikan zakatnya kepada abdi dan Sentono dalem yang dianggap lebih membutuhkan. “Zakat fitrah berasal dari sentana (kerabat) yang peduli dengan abdi-abdi dalem Keraton,” kata Gusti Moeng.
Abdi dalem yang menerima zakat fitrah sekitar 480 orang. Mereka bekerja di dalam keraton serta yang menjaga makam keluarga keraton yang ada di berbagai daerah. Putri Raja Pakoe Boewono (PB) XII ini juga memberikan pemahaman kepada abdi dalem untuk terus menjalankan tugas dan kegiatan.
Kendati saat ini mereka tidak bisa masuk untuk bekerja di dalam Keraton karena konflik internal yang sampai kini tak kunjung selesai. "Ada di luar tidak apa apa. Para Abdi dalem bekerja sesuai dengan tugas, kemampuan dan bidang masing,” terangnya.
Gusti Moeng juga berpesan kepada abdi dalem selama pandemi COVID-19 tetap selalu menjaga kesehatan. Apabila mendesak harus keluar rumah, diminta selalu menggunakan masker dengan rajin cuci tangan dengan sabun untuk menjaga kesehatan dan memutus mata rantai Corona.
Hal ini juga sebuah kewajiban kerabat keraton untuk memberikan zakatnya kepada abdi dan Sentono dalem yang dianggap lebih membutuhkan. “Zakat fitrah berasal dari sentana (kerabat) yang peduli dengan abdi-abdi dalem Keraton,” kata Gusti Moeng.
Abdi dalem yang menerima zakat fitrah sekitar 480 orang. Mereka bekerja di dalam keraton serta yang menjaga makam keluarga keraton yang ada di berbagai daerah. Putri Raja Pakoe Boewono (PB) XII ini juga memberikan pemahaman kepada abdi dalem untuk terus menjalankan tugas dan kegiatan.
Kendati saat ini mereka tidak bisa masuk untuk bekerja di dalam Keraton karena konflik internal yang sampai kini tak kunjung selesai. "Ada di luar tidak apa apa. Para Abdi dalem bekerja sesuai dengan tugas, kemampuan dan bidang masing,” terangnya.
Gusti Moeng juga berpesan kepada abdi dalem selama pandemi COVID-19 tetap selalu menjaga kesehatan. Apabila mendesak harus keluar rumah, diminta selalu menggunakan masker dengan rajin cuci tangan dengan sabun untuk menjaga kesehatan dan memutus mata rantai Corona.
Lihat Juga :