Sekuriti Dikeroyok Geng Motor di Tangsel, Polisi Periksa 2 Saksi
Selasa, 02 Maret 2021 - 22:24 WIB
loading...
Seorang sekuriti bernama M Rian (26) babak belur dikeroyok 15 hingga 20 orang yang diduga dari kelompok geng motor. FOTO/SINDOnews/HAMBALI
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Seorang sekuriti di bernama M Rian (26) babak belur dikeroyok 15 hingga 20 orang yang diduga dari kelompok geng motor. Para pelaku kesal karena aksi balapan liar dibubarkan patroli sekuriti kawasan.
Pengeroyokan terjadi pada Senin (1/3/2021) sekitar pukul 03.00 WIB. Ketika itu, Rian tengah mengendarai sepeda motor patroli di Jalan Pahlawan Seribu, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel). Saat melintasi BSD Foursquare, puluhan geng motor langsung menghadangnya.
Seketika, Rian diseret dari sepeda motor lalu dipukuli beramai-ramai. Salah satu pelaku sempat melontarkan kekecewaan lantaran sepeda motornya diamankan ketika balap liar dibubarkan patroli gabungan, beberapa jam sebelumnya di sekitar lapangan Sunburst.
Baca juga: Geger Aksi Pengeroyokan di Simpang Lima Bandung, Korban Sempoyongan Dihantam Helm
Kapolsek Serpong Kompol Yudi Permadi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus pengeroyokan itu. Namun dia membantah keterangan dari sekuriti kawasan yang menyebut para pelaku merupakan kawanan geng motor.
Pengeroyokan terjadi pada Senin (1/3/2021) sekitar pukul 03.00 WIB. Ketika itu, Rian tengah mengendarai sepeda motor patroli di Jalan Pahlawan Seribu, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel). Saat melintasi BSD Foursquare, puluhan geng motor langsung menghadangnya.
Seketika, Rian diseret dari sepeda motor lalu dipukuli beramai-ramai. Salah satu pelaku sempat melontarkan kekecewaan lantaran sepeda motornya diamankan ketika balap liar dibubarkan patroli gabungan, beberapa jam sebelumnya di sekitar lapangan Sunburst.
Baca juga: Geger Aksi Pengeroyokan di Simpang Lima Bandung, Korban Sempoyongan Dihantam Helm
Kapolsek Serpong Kompol Yudi Permadi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus pengeroyokan itu. Namun dia membantah keterangan dari sekuriti kawasan yang menyebut para pelaku merupakan kawanan geng motor.
Lihat Juga :