Bangun Ketahanan Pangan, FKDB dan Mabes Polri, Asstafsus Wapres Panen Raya di Cirebon
Senin, 18 Mei 2020 - 19:24 WIB
loading...
A
A
A
Ke depan, lanjut Ikhsan Abdullah, selaku stafsus wapres RI untuk terus memperluas penanaman padi dan menghasilkan panen yang memadai perlu ditingkatkan lagi dengan menggandeng perbankan nasional, kementerian pertanian, Badan Usaha Logistik (Bulog) serta pemilik sawah dengan konsep maro, mertelu, merampat dengan menerapkan sistem syariah.
Banyaknya masyarakat yang mulai beralih dan bermain di industri online (e-commerce) dan dengan keberhasilan penanaman benih padi ini tegas Ikhsan Abdullah sekaligus menyadarkan generasi petani bahwa industri pertanian juga mampu memberikan pekerjaan dan peningkatan produktivitas serta membantu masyarakat pencari kerja.
Di masa yang akan datang kerjasama ini akan ditingkatkan dengan konsep syariah yaitu program bagi hasil maro (paro-paro), mertelu, merampat, nyatu dan seterusnya yang sesuai dengan nilai-nilai kearifanan lokal yang mulai terkikis dan wajib untuk ditumbuhkan kembali. "Kami sangat optimis dapat memberikan kontribusi, memberikan lahan pekerjaan bagi angkatan kerja di desa dan perkampungan" tegas Ikhsan Abdullah.
Pada pelaksanaan panen perdana ini mengingat Jawa Barat masih dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) maka dalam pelaksanaan panen raya tetap melakukan protokol pelaksanaan sosial distancing dan menggunakan masker.
Pada panen raya juga dihadiri perwakilan dari FKDB H Ayep Zaki, Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol Drs Tajuddin MH. Selain itu hadir Kapolres Kota Cirebon, Kapolsek Gegesik, serta Kuwu Desa Jaga Pura Kidul, Wetan Kulon, dan Kaler,s erta tokoh masyarakat Drs Sadili.
Banyaknya masyarakat yang mulai beralih dan bermain di industri online (e-commerce) dan dengan keberhasilan penanaman benih padi ini tegas Ikhsan Abdullah sekaligus menyadarkan generasi petani bahwa industri pertanian juga mampu memberikan pekerjaan dan peningkatan produktivitas serta membantu masyarakat pencari kerja.
Di masa yang akan datang kerjasama ini akan ditingkatkan dengan konsep syariah yaitu program bagi hasil maro (paro-paro), mertelu, merampat, nyatu dan seterusnya yang sesuai dengan nilai-nilai kearifanan lokal yang mulai terkikis dan wajib untuk ditumbuhkan kembali. "Kami sangat optimis dapat memberikan kontribusi, memberikan lahan pekerjaan bagi angkatan kerja di desa dan perkampungan" tegas Ikhsan Abdullah.
Pada pelaksanaan panen perdana ini mengingat Jawa Barat masih dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) maka dalam pelaksanaan panen raya tetap melakukan protokol pelaksanaan sosial distancing dan menggunakan masker.
Pada panen raya juga dihadiri perwakilan dari FKDB H Ayep Zaki, Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol Drs Tajuddin MH. Selain itu hadir Kapolres Kota Cirebon, Kapolsek Gegesik, serta Kuwu Desa Jaga Pura Kidul, Wetan Kulon, dan Kaler,s erta tokoh masyarakat Drs Sadili.
(wib)
Lihat Juga :