Upacara Seren Taun Bentuk Syukur Masyarakat Kuningan di Bidang Pertanian
Selasa, 02 Maret 2021 - 15:33 WIB
loading...
A
A
A
Upacara Seren Taun juga menuturkan kembali kisah-kisah klasik pantun Sunda yang bercerita tentang perjalanan Pwah Aci Sahyang Asri.
Pwah Aci atau yang lebih dikenal dengan Dewi Sri merupakan tokoh yang telah melegenda dan memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat agraris khususnya tatar Sunda. Tari Pwah Aci merupakan salah satu seni tari spiritual, yang di dalamnya tersirat ungkapan rasa hormat dan bhakti kepada Sang Pemberi Hidup melalui gerak dan ekspresi.
Upacara Seren Taun tidak jarang menampilkan Damar Sewu, gelaran budaya yang mengawali rangkaian upacara adat Seren Taun Cigugur, yang menggambarkan perjalanan manusia dalam proses kehidupan baik secara pribadi maupun sosial.
Kemudian tari buyung, tarian adat Sunda yang mencerminkan masyarakat Sunda dalam mengambil air. Terakhir pesta dadung yang merupakan upacara sakral masyarakat di Mayasih, di mana dalam pesta dadung terdapat upaya meruwat dan menjaga keseimbangan alam agar hama dan unsur negatif tidak menggangu kehidupan manusia.
Dilihat dari sisi budaya, upacara adat Seren Taun yang sudah berjalan sejak puluhan tahun silam di Kabupaten Kuningan ini dapat menjadi salah satu destinasi wisata, karena saat penyelenggaran mampu menarik banyak wisatawan domestik maupun mancanegara. (*CM*)
Pwah Aci atau yang lebih dikenal dengan Dewi Sri merupakan tokoh yang telah melegenda dan memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat agraris khususnya tatar Sunda. Tari Pwah Aci merupakan salah satu seni tari spiritual, yang di dalamnya tersirat ungkapan rasa hormat dan bhakti kepada Sang Pemberi Hidup melalui gerak dan ekspresi.
Upacara Seren Taun tidak jarang menampilkan Damar Sewu, gelaran budaya yang mengawali rangkaian upacara adat Seren Taun Cigugur, yang menggambarkan perjalanan manusia dalam proses kehidupan baik secara pribadi maupun sosial.
Kemudian tari buyung, tarian adat Sunda yang mencerminkan masyarakat Sunda dalam mengambil air. Terakhir pesta dadung yang merupakan upacara sakral masyarakat di Mayasih, di mana dalam pesta dadung terdapat upaya meruwat dan menjaga keseimbangan alam agar hama dan unsur negatif tidak menggangu kehidupan manusia.
Dilihat dari sisi budaya, upacara adat Seren Taun yang sudah berjalan sejak puluhan tahun silam di Kabupaten Kuningan ini dapat menjadi salah satu destinasi wisata, karena saat penyelenggaran mampu menarik banyak wisatawan domestik maupun mancanegara. (*CM*)
(ars)
Lihat Juga :