Usung Tema Kebudayaan Lokal NTT, Pernikahan Stevi Harman-Mario Pranda Dihadiri Menteri hingga SBY
Senin, 09 Juni 2025 - 13:04 WIB
loading...
Pernikahan dua politikus muda Stevi Harman dan Mario Pranda mengusung tema budaya lokal Nusa Tenggara Timur (NTT), perpaduan antara Maumere dan Manggarai. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Pernikahan dua politikus muda Stevi Harman dan Mario Pranda mengusung tema budaya lokal Nusa Tenggara Timur (NTT), perpaduan antara budaya Maumere dan Manggarai. Keduanya mengikrarkan janji suci pernikahan di Gereja Santo Stefanus Cilandak, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 7 Juni 2025.
Adapun unsur-unsur budaya lokal dari dua daerah tersebut dirancang dalam berbagai elemen acara mulai dari dekorasi, busana, hingga pertunjukan seni. Stevi Harman berpendapat, pemilihan tema adat dan budaya lokal dalam pernikahannya bukan sekadar estetika atau romantisme tradisi.
Baca juga: Viral! Seserahan Pernikahan Isi Sembako, Antimainstream
Dia menilai adat sebagai wujud identitas dan warisan leluhur yang perlu dirayakan dan dihidupkan kembali, khususnya di ruang-ruang formal seperti pernikahan. Kolaborasi antara adat Manggarai dan Maumere menjadi simbol persatuan dua keluarga besar serta pengakuan akan kekayaan budaya yang tumbuh dari tanah Nusa Tenggara Timur.
“Kami ingin pernikahan ini bukan hanya sakral secara pribadi, tetapi juga menjadi pengingat bahwa adat bukan untuk ditinggalkan, melainkan dirayakan dengan bangga,” kata Stevi Harman.
Pesona ikon rumah adat Wae Rebo asal Manggarai tampak memesona menghiasi dekorasi ruangan resepsi. Sementara itu, penggunaan sarung tradisional serta penampilan tarian Hegong khas Maumere memperkaya nuansa budaya dan menjadikan suasana resepsi hangat serta penuh warna.
Adapun unsur-unsur budaya lokal dari dua daerah tersebut dirancang dalam berbagai elemen acara mulai dari dekorasi, busana, hingga pertunjukan seni. Stevi Harman berpendapat, pemilihan tema adat dan budaya lokal dalam pernikahannya bukan sekadar estetika atau romantisme tradisi.
Baca juga: Viral! Seserahan Pernikahan Isi Sembako, Antimainstream
Dia menilai adat sebagai wujud identitas dan warisan leluhur yang perlu dirayakan dan dihidupkan kembali, khususnya di ruang-ruang formal seperti pernikahan. Kolaborasi antara adat Manggarai dan Maumere menjadi simbol persatuan dua keluarga besar serta pengakuan akan kekayaan budaya yang tumbuh dari tanah Nusa Tenggara Timur.
“Kami ingin pernikahan ini bukan hanya sakral secara pribadi, tetapi juga menjadi pengingat bahwa adat bukan untuk ditinggalkan, melainkan dirayakan dengan bangga,” kata Stevi Harman.
Pesona ikon rumah adat Wae Rebo asal Manggarai tampak memesona menghiasi dekorasi ruangan resepsi. Sementara itu, penggunaan sarung tradisional serta penampilan tarian Hegong khas Maumere memperkaya nuansa budaya dan menjadikan suasana resepsi hangat serta penuh warna.
Lihat Juga :