Apes, Polisi Gadungan Ini Tak Menyangka yang Ditilangnya Anggota TNI

Selasa, 02 Maret 2021 - 12:56 WIB
loading...
Apes, Polisi Gadungan...
Sial menimpa polisi gadungan akibat aksi konyolnya menilang anggota TNI aktif di kawasan Alun-alun, Kota Bandung. SINDOnews/ Agung Bakti Sarasa
A A A
BANDUNG - Sebuah video yang memperlihatkan seorang polisi gadungan tengah dikerubungi anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan dua orang lelaki berambut cepak viral di media sosial.

Dalam keterangan video disebutkan bahwa polisi gadungan itu dibekuk gara-gara aksi konyolnya yang berupaya menilang korbannya, dua anggota TNI. Peristiwa disebutkan terjadi di kawasan Alun-alun, Kota Bandung, Minggu (28/2/2021) lalu.

Dalam video yang sudah dilihat 11.184 kali tersebut, polisi gadungan itu terus dicecar sejumlah pertanyaan sambil dikerubungi anggota Satpol PP. Dia mengaku baru berumur 17 tahun dan mendapatkan seragam polisi dari anggota kepolisian. "Saya baru 17, (seragam polisi) dari anggota, Pak Syarif," ujar polisi gadungan berkulit putih dan badan yang terlihat agak gemuk itu.

Dalam keterangan video disebutkan bahwa kejadian berawal saat dua anggota TNI berpakaian preman tengah melajukan kendaraannya di kawasan Alun-alun, Kota Bandung menuju arah Cimahi.

Tiba-tiba, dari arah belakang, polisi gadungan itu memepet dan meminta korbannya itu berhenti di pinggir jalan dan lantas menanyakan SIM dan STNK karena dituding melanggar lalu lintas.

Korban yang awalnya tak mengira menjadi korban polisi gadungan kemudian menyerahkan SIM dan STNK yang diminta. Namun, dia mulai curiga saat polisi gadungan itu meminta uang.

Anggota TNI itu lantas menanyakan kartu anggota kepolisian kepada polisi gadungan itu, namun dia tak bisa memperlihatkan. Merasa tambah curiga, korban pun kemudian mengeluarkan kartu anggota TNI-nya.

Kaget korbannya merupakan anggota TNI aktif, polisi gadungan itu buru-buru meminta maaf dan tak jadi menilang. Namun, korban tak menyia-nyiakan kesempatan itu, terlebih polisi gadungan itu tak seperti polisi muda kebanyakan karena tubuhnya agak gemuk, perut buncit, dan tinggi hanya sekitar 160 centimeter.

Tidak hanya itu, setelah dipaksa membuka jaketnya, polisi gadungan itu ternyata memakai seragam polisi tanpa tanda pangkat di bahunya. Tertangkap tangan, polisi gadungan itu akhirnya diamankan dan diseret ke kantor Satpol PP setempat. Disebutkan juga, kasus tersebut kini telah ditangani Polsek Regol.

Sementara itu, Kapolsek Regol, Kompol Aulia Djabar membenarkan isi video tersebut. Menurutnya, pelaku sudah langsung diamankan tak lama setelah peristiwa itu terjadi, Minggu (28/2/2021). "Iya betul (isi video). Pelaku langsung kita amankan pada hari itu juga," ujar Aulia. Baca: BMKG Deteksi 30 Titik Api di Sumut, Termasuk di Lokasi Food Estate.

Meski begitu, lanjut Aulia, berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak kejaksaan, pelaku tidak ditahan karena masih di bawah umur. "Berdasarkan proses diversi dengan pihak kejaksaan, pelaku tidak kita tahan karena masih di bawah umur," katanya.

Disinggung motif pelaku, Aulia menerangkan bahwa pelaku yang merupakan warga Kota Bandung itu terdesak kebutuhan ekonomi. Pasalnya, kata Aulia, selain berasal dari keluarga tidak mampu, pelaku juga merupakan anak yatim piatu. Baca: Ratusan Polisi di Kota Bandung Mulai Disuntik Vaksin COVID-19.

Pelaku memilih menjadi polisi gadungan setelah mendapatkan seragam polisi di sebuah toko pakaian bekas. Aulia juga mengungkapkan bahwa pelaku hanya meminta uang Rp10.000 dari korbannya. "Pelaku itu ternyata anak yatim piatu dan selama ini tinggal bersama bibinya. Dia butuh uang jajan, makanya mintanya juga cuma Rp10.000," kata Aulia.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
Anggota TNI Bakal Sikat...
Anggota TNI Bakal Sikat Begal di Jakarta, DPR: Harus Atas Permintaan Polri
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Rekomendasi
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Berita Terkini
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved