Balap Liar Dibubarkan, Geng Motor Ngamuk dan Aniaya Sekuriti di Serpong
Senin, 01 Maret 2021 - 14:50 WIB
loading...
A
A
A
Rian menuturkan, awalnya dia tak tahu-menahu siapa puluhan pelaku itu. Saat penganiayaan, beberapa pelaku melontarkan ucapan yang berkaitan dengan penahanan salah satu motor dari kelompok mereka beberapa saat lalu.
"Waktu dipukulin itu, saya dengar mereka ngomong, motor aing (saya) kena, motor aing kena. Ngomong gitu sambil nendangin muka saya. Mungkin maksudnya motor yang diamanin waktu mau balap liar sebelumnya," ungkap Rian.
Saat pengeroyokan berlangsung, tak ada yang berani mendekat. Namun setelah tubuh Rian tergeletak tak berdaya, barulah beberapa pedagang di seberang lokasi mulai berdatangan berusaha melerai. Para pelaku pun lantas kabur sambil menggeber-geber sepeda motor mereka. Baca juga:Geng Motor di Depok Hantam Warga yang Lagi Makan Roti
Bantuan dari sekuriti kawasan tiba memberi pertolongan kepada Rian. Dia lantas dilarikan ke Rumah Sakit RIS di Lengkong Gudang Timur. Di sana tim medis menerangkan jika Rian mengalami banyak luka di bagian wajah, tulang rusuk, hingga ke bagian perut.
Komandan Peleton (Danton) Sekuriti Kawasan Timur Zona 4.5, Budi Suprayitno, menjelaskan perkembangan terkini kondisi Rian. Guna kebutuhan visum, kemudian anak buahnya itu diantar ke Polsek Serpong untuk membuat laporan.
"Pagi tadi sudah buat laporan di Polsek Serpong, kemudian visum ke RS Medika," tutur Budi ditemui terpisah. Baca juga: 2 Kelompok Geng Motor Sadis Diringkus Polisi Usai Tawuran, 8 Anggotanya Masih Anak-anak
Budi pun membeberkan, bahwa ulah geng motor memang sudah sangat meresahkan di wilayahnya. Setelah pengeroyokan Rian, dia bahkan langsung meminta anak buahnya berkumpul di satu titik dan merapat ke Kantor Polsek Serpong.
"Waktu tadi pagi setelah kejadian, saya langsung perintahkan anak buah saya jangan mencar-mencar dulu, atau berkumpul di Polsek. Sehingga kalau ada apa-apa mudah kordinasinya," sambungnya.
"Waktu dipukulin itu, saya dengar mereka ngomong, motor aing (saya) kena, motor aing kena. Ngomong gitu sambil nendangin muka saya. Mungkin maksudnya motor yang diamanin waktu mau balap liar sebelumnya," ungkap Rian.
Saat pengeroyokan berlangsung, tak ada yang berani mendekat. Namun setelah tubuh Rian tergeletak tak berdaya, barulah beberapa pedagang di seberang lokasi mulai berdatangan berusaha melerai. Para pelaku pun lantas kabur sambil menggeber-geber sepeda motor mereka. Baca juga:Geng Motor di Depok Hantam Warga yang Lagi Makan Roti
Bantuan dari sekuriti kawasan tiba memberi pertolongan kepada Rian. Dia lantas dilarikan ke Rumah Sakit RIS di Lengkong Gudang Timur. Di sana tim medis menerangkan jika Rian mengalami banyak luka di bagian wajah, tulang rusuk, hingga ke bagian perut.
Komandan Peleton (Danton) Sekuriti Kawasan Timur Zona 4.5, Budi Suprayitno, menjelaskan perkembangan terkini kondisi Rian. Guna kebutuhan visum, kemudian anak buahnya itu diantar ke Polsek Serpong untuk membuat laporan.
"Pagi tadi sudah buat laporan di Polsek Serpong, kemudian visum ke RS Medika," tutur Budi ditemui terpisah. Baca juga: 2 Kelompok Geng Motor Sadis Diringkus Polisi Usai Tawuran, 8 Anggotanya Masih Anak-anak
Budi pun membeberkan, bahwa ulah geng motor memang sudah sangat meresahkan di wilayahnya. Setelah pengeroyokan Rian, dia bahkan langsung meminta anak buahnya berkumpul di satu titik dan merapat ke Kantor Polsek Serpong.
"Waktu tadi pagi setelah kejadian, saya langsung perintahkan anak buah saya jangan mencar-mencar dulu, atau berkumpul di Polsek. Sehingga kalau ada apa-apa mudah kordinasinya," sambungnya.
Lihat Juga :