Banjir Bandang Terjang Malaka, Ratusan Rumah Warga Terendam Air Setinggi Paha
Minggu, 28 Februari 2021 - 14:44 WIB
loading...
Warga di Kabupaten Malaka, NTT, kebanjiran. Foto/iNews TV/Stefanus Dile Payong
A
A
A
MALAKA - Ratusan rumah yang tersebar di tiga desa se-Kecamatan Malaka Tengah, dan Malaka Barat, Kabupaten Malang, NTT, kembali terendam banjir bandang . Air setinggi 50 cm, merendam rumah-rumah warga .
Baca juga: Banjir Terjang Panti Rehabilitasi, Pengurus Panti Berjibaku Evakuasi Pasien Gangguan Jiwa
Diduga, hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut, menjadi pemicu meluapnya aliran Sungai Benenain, sehingga merendam ratusan rumah warga yang ada di aliran sungai tersebut, yakni Desa Lawalu, Desa Fahiluka, dan Desa Motaain.
Luapan air yang bercampur dengan lumpur ini, mengakibat aktivitas masyarakat di tiga desa lumpuh total. Banjir mulai menggenangi rumah-rumah warga pada Minggu (28/2/2021) dini hari. Warga yang rumahnya terendam banjir masih bertahan di rumahnya, dengan alasan menjaga harta bendanya.
Baca juga: Mojokerto Gempar, PSK Tewas Terlentang Tanpa Celana Dalam dan Dasternya Acak-acakan
Salah seorang warga Desa Fahiluka, Veronika Luruk mengungkapkan, air banjir mulai masuk ke dalam rumahnya pada Minggu (28/2/2021) dini hari. "Kami hanya bisa pasrah, kalau musim hujan pasti seperti ini. Rumah kami kebanjiran ," tuturnya.
Baca juga: Banjir Terjang Panti Rehabilitasi, Pengurus Panti Berjibaku Evakuasi Pasien Gangguan Jiwa
Diduga, hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut, menjadi pemicu meluapnya aliran Sungai Benenain, sehingga merendam ratusan rumah warga yang ada di aliran sungai tersebut, yakni Desa Lawalu, Desa Fahiluka, dan Desa Motaain.
Luapan air yang bercampur dengan lumpur ini, mengakibat aktivitas masyarakat di tiga desa lumpuh total. Banjir mulai menggenangi rumah-rumah warga pada Minggu (28/2/2021) dini hari. Warga yang rumahnya terendam banjir masih bertahan di rumahnya, dengan alasan menjaga harta bendanya.
Baca juga: Mojokerto Gempar, PSK Tewas Terlentang Tanpa Celana Dalam dan Dasternya Acak-acakan
Salah seorang warga Desa Fahiluka, Veronika Luruk mengungkapkan, air banjir mulai masuk ke dalam rumahnya pada Minggu (28/2/2021) dini hari. "Kami hanya bisa pasrah, kalau musim hujan pasti seperti ini. Rumah kami kebanjiran ," tuturnya.
Lihat Juga :