Kisah Kampung Jepang di Batubara, Bukti Penaklukan Dai Nippon Atas Belanda di Sumatera

Sabtu, 27 Februari 2021 - 05:00 WIB
loading...
Kisah Kampung Jepang...
Bupati Batubara Ir.H.Zahir MAP didampingi istri meresmikan Pantai Sejarah menjadi Kampung Jepang, di Desa Perupuk, Kecamatan Limapuluh Pesisir, Batubara. Foto/Istimewa
A A A
BATUBARA - Sinar mentari begitu menyengat. Hembusan angin pantai pesisir Selat Malaka belum mampu meredakan hawa panas yang menerpa kulit saat menjajal jejak sejarah pendaratan tentara Jepang (Dai Nippon) pada perang dunia ke-2 tahun 1942 masuk ke Pulau Sumatera.

Dari sinilah sehingga daerah ini dinamai Pantai Sejarah, tepatnya di Desa Perupuk, Kecamatan Limapuluh Pesisir, Kabupaten Batubara. Untuk mencapai Pantai Sejarah yang kini dijuluki Kampung Jepang, tidaklah sulit.

Hanya dibutuhkan waktu sekira 30 menit menggunakan roda dua atau mobil pribadi melintasi perkampungan warga.
Sejarawan yang juga Dosen Universitas Negeri Medan (Unimed) Dr.Ichwan Azhari, pantai sejarah atau Kampung Jepang dapat dibuktikan dengan adanya 7 bunker tentara jepang.

Ini membuktikan Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) merupakan wilayah strategis sebagai pusat ekspansi milter dan pusat perdagangan pada perang dunia ke-2 wilayah Sumatra.

Data intelijen Jepang memperlihatkan pantai Tanjung Tiram, Batubara, cukup dalam untuk bersandarnya kapal perang besar untuk menurunkan pasukan ke pantai.

Tentara Jepang berhasil merampas kapal Belanda yaitu Van Waewirjk buatan tahun 1910 berbobot 3000 ton, yang kemudian berganti bendera Jepang dengan sebutan Harukiku Maru.


Kapal Harikuku Maru kemudian digunakan membawa karet dan hasil bumi Batubara untuk diekspor ke Jepang. Kapal ini akhirnya diterpedo kapal selam sekutu bernama HMS Truculent pada 22 Juni 1944.

Berdasarkan penelitian Balai Aerkeolog Sumut, bangkai kapal ini masih di perairan Tanjung Tiram. Cerita warga, pembangunan bunker ini tentara Jepang banyak mempekerjakan warga asal Jawa yang dipaksa kerja rodi.

Kisah Kampung Jepang di Batubara, Bukti Penaklukan Dai Nippon Atas Belanda di Sumatera


Baca juga: Kisah Kejayaan Majapahit dan Mitos-mitos Misterius yang Menyelubunginya

Kini bunker yang saling berhubungan ini tiga dua yang tersisa, selebihnya hancur termakan usia.
Seiring berkembangnya Kabupaten Batubara, Bupati Batubara Ir.H.Zahir MAP menggandeng sejarawan dan budayawan menggali potensi daerah.

Pantai sejarah yang kini dijuluki Kampung Jepang dikelola menjadi destinasi objek wisata yang ke depannya menjadi sumber PAD daerah. Untuk memanjakan pengunjung, sejumlah OPD bergotong rotong membangun beragam permainan, rumah pohon, sanggar hingga jalan menuju pantai yang dikeliling hutan mangrove.

Baca juga: Kisah Makam Giriloyo, Makam Ghaib Sultan Agung

Zahir berharap, Pantai Sejarah atau Kampung Jepang menjadi objek wisata sejarah bagi generasi masa depan.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Sasar Siswa SMA, Kemendagri...
Sasar Siswa SMA, Kemendagri Gelar Dialog Pemahaman Nilai Sejarah
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Rekomendasi
BAIC Pasang Strategi...
BAIC Pasang Strategi Agresif di Indonesia, DP 10%, Potongan Rp50 Juta
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Ceferin Bilang Piala...
Ceferin Bilang Piala Dunia 2026 Tak Menarik, 13 Negara Murka
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved